Diduga Curang, DPRD Sumba Barat Daya Tolak Lantik Bupati dan Wakil Bupati

Reporter : | 31 Jul, 2014 - 14:48 WITA

SUMBA BARAT DAYA, (manado24.com) – Karena masih dalam proses hukum di PTUN Jakarta, menyusul adanya dugaan kecurangan saat proses pemilihan kepala daerah (pilkada) yang diduga dilakukan oleh komisioner KPU Sumba Barat Daya (SBD), DPRD SBD tolak pelantikan bupati dan wakil bupati SBD periode 2014-2019.

Ketua DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Yoseph Malo Lende bersama 16 orang anggota DPRD bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya di Kupang pekan lalu untuk menyampaikan penolakan rencana pelantikan Markus Dairo Tallu dan Ndara Tanggu Kaha sebagai pasangan bupati dan wakil bupati SBD periode 2014-2019, .

“Mendagri Gamawan Fauzi seharusnya cermat melihat putusan yang dikeluarkan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Pengadilan Negeri (PN) Sumba Barat. PN Sumba Barat memenangkan Kornelius Kodi Mete-Daud Lende Umbu Moto, sedangkan MK memenangkan Markus-Ndara,” kata Yoseph yang dihubungi SP lewat telepon, Kamis (31/07) dikutip dari beritasatu.com.

Sebelumnya, KPU SBD yang menetapkan Markus-Ndara sebagai pemenang melalui surat penetapan pada 10 Agustus 2013 telah memicu bentrokan yang menewaskan tiga orang, termasuk pembakaran kantor KPU dan rumah ketua DPRD SBD. Keputusan KPU itu digugat oleh Kornelius-Daud ke Mahkamah Agung (MK), namun ditolak.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on