11 Hari Hilang di Hutan Taiga yang Penuh Beruang, Bocah Tiga Tahun Berhasil Selamat

Reporter : | 11 Aug, 2014 - 22:34 WITA

hutan Taiga, Siberia,  Karina Chikitova, rusia,

Karina Chikitova berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat (foto: SakhaPress)

SAKHA, (manado24.com) – Seorang bocah perempuan berusia tiga tahun berhasil selamat setelah hilang selama 11 hari di hutan Taiga, Siberia yang penuh dengan beruang dan serigala.

Tim penyelamat mengatakan Karina Chikitova diselamatkan oleh anjing nya yang terus menghangatkan bocah malang tersebut selama lebih dari seminggu sebelum meninggalkan dia untuk kembali ke rumah dan memanggil bantuan.

“Gadis berusia tiga tahun tujuh bulan itu bertahan hidup dengan memakan buah liar dan minum air sungai di wilayah yang penuh dengan beruang dan serigala liar,” dilaporkan oleh siberiantimes.com, Senin (11/08/2014). “Tim penyelamat yang mencari dia, bahkan sempat berhadapan dengan beruang yang merupakan bahaya paling besar yang dihadapi bocah itu.”

Dan yang mengherankan, luka paling parah yang dialami Karina hanya gigitan nyamuk dan goresan pada kakinya.

Karina berkelana jauh dari rumahnya di sebuah desa terpencil bersama dengan anjingnya ketika dia hilang di hutan belantara. Gadis kecil itu membuat rumput panjang yang umum tumbuh di barat daya Republik Sakha, Rusia sebagai tempat tidurnya.

Namun, hal itu membuat helikopter dan drone yang melakukan pencarian kesulitan untuk menemukan Karina yang hanya mengenakan singlet merah dan stoking ungu ketika ia ditemukan.

Ibu Karina percaya putrinya itu sedang bersama ayahnya Rodion yang melakukan perjalanan pada 27 Juli ke kampung halamannya. Dia tidak menyadari putrinya sudah hilang di hutan Taiga.

Para ahli mengatakan peluangnya untuk bertahan hidup untuk jangka waktu yang lama seperti itu sangat sedikit, Sakha adalah wilayah terdingin di Siberia pada musim dingin , saat ini suhu pada malam hari bisa mencapai sekitar 6C.

Tidak sampai empat hari kemudian, ketika ibu Karina berhasil menelepon Rodion, saat itu juga mereka sadar bahwa putri mereka telah hilang.

Sebuah operasi pencarian besar-besaran diluncurkan, dan keluarga awalnya terpukul ketika hanya anjing Karina yang kembali ke desa Olom, distrik Olyokminsky.

Afanasiy Nikolayev, juru bicara Sakha Republic Rescue Service, mengatakan: “Jika dia memeluk anjing nya, kami pikir, itu akan memberinya kesempatan untuk tetap hangat saat malam dan dapat bertahan hidup.

“Jadi, ketika anjingnya kembali kami pikir ‘sudah selesai’ – bahkan jika dia masih hidup dan peluangnya sangat tipis -. Sekarang dia [Karina] sudah kehilangan semua harapannya.”

Sebaliknya, anjing penyelamat itu, menuntun para tim penyelamat ketempat pemilik tercintanya. Saat dituntun oleh anjing, tim penyelamat melihat jejak kaki dari seorang gadis kecil dan akhirnya berhasil menemukannya.

Karnina yang dilaporkan sadar dan tampak sehat saat ditemukan. Setelah diberikan sesuatu untuk makan dia kemudian di bawah ke rumah sakit bersama ibunya di sisinya.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on