Overprotektif, Remaja 16 Tahun Tembak Mati Kedua Orang Tuanya

Reporter : | 13 Aug, 2014 - 17:07 WITA

Ryan Callens , Maria Elena Callens, texas, penembakan,

Ryan Callens dan Maria Elena mati ditembak oleh anaknya sendiri (foto: KTX-TV)

TEXAS, (manado24.com) – Seorang remaja berusia 16 tahun yang hidup dengan orang tua yang protektif muncul di pengadilan dengan tuduhan pembunuhan.

Remaja homeschooling itu, muncul di hadapan hakim Selasa kemarin kerena membunuh kedua orang tuanya, Ryan Callens dan Maria Elena Callens, berusia masing-masing 48 dan 49.

Menurut dallasnews.com, setelah mendapat panggilan 911 dari rumahmya pukul 2:00 waktu setempat pada hari Senin, petugas yang tiba di tempat kejadian menemukan remja yang duduk di luar rumah bersama kakak perempuan-nya terlihat sangat tertekan.

Petugas menemukan Callens tergeletak di lantai dengan luka tembak, menurut Dallas Morning News. Sedangkan istrinya ditemukan di kamar tidur dengan luka tembak di kepala dan lengannya. Sidang kedua remaja itu akan digelar dua minggu kemudian.

Remaja itu digambarkan oleh tetangganya sebagai anak yang ‘sangat dilindungi’ setelah ditangkap karena diduga telah menembak mati orang tuanya.

Tetangga itu mengungkapkan, remaja 16 tahun itu dilarang minum minuman bersoda, kegiatan online-nya dipantau ketat oleh orang tuanya dan tidak diizinkan untuk menonton film remaja (film 13 tahun kebawah).

Jonathan Marcum, 15, yang merupakan teman bermain tersangkan mengatakan kepada Dallas Morning News, orang tuanya mengawasi segala aktivitas online tersangka dan membatasi apa yang dia ingin tonton dan bahkan apa yang dia makan.

“Mereka tidak mengizinkan dia untuk menonton film PG-13, dan jika mereka menemukannya, mereka akan mengambilnya, dan mensensor semua adegan yang berbau kekerasan,” kata Marcum kepada KXAS-TV. “Jadi ada cukup banyak kekerasan yang terjadi dalam keluarga itu.”

Tersangka adalah akan palung bungsu dari lima bersaudara. Dia memiliki dua saudara kandung di perguruan tinggi, yang satu baru saja selesai kuliah dan kakak perempuannya masih SMA.

Tersangka sedang bersama-sama dengan kakak perempuannya saat peristiwa itu terjadi, namun dia tidak terluka.

Tetangga di lingkungannya terkejut dengan pembunuhan itu, menurut KTVT. Menurut mereka tersangka merupakan anak yang baik.

“Dari apa yang kami lihat, ia memiliki hati yang sangat baik,” Nikki Williston, 15, mengatakan kepada Dallas Morning News.

Pihak berwenang tidak mengatakan dimana tersangka mendapatkan pistol yang dia gunakan untuk membunuh orang tuanya. Tapi para tetangganya mengatakan mereka tidak percaya jika keluarga itu memiliki senjata api.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on