Manado Masuk Tiga Kota di Indonesia Dapat Bantuan Bank Dunia

Reporter : | 13 Aug, 2014 - 21:50 WITA

Lumentut: Semua Program Pro Rakyat Siap Diamankan Pemkot Manado

Walikota Manado

Walikota Manado bersama perwakilan bank dunia.

MANADO, (manado24.com) – Kabar gembira untuk masyarakat di Kota Manado. Pasalnya, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini, menjadi salah satu dari tiga Kota di Indonesia, mendapat bantuan dari Bank Dunia.

Bantuan itu sendiri, disampaikan langsung utusan perwakilan Bank Dunia masing-masing Direktur, Dr Tim Walsh dan Nigel Landon selaku Country Director, dihadapan Walikota Manado DR. G. S Vicky Lumentut, didampingi Kepala Bappeda Dr. Bartje Assa, Kepala Dinas Kebersihan, Julises Ohlers SH dan Kadis PU Ir Ferry Siwi, Rabu (13/08/2014).

Menurut Lumentut, bantuan dari Bank Dunia yakni pembangunan perluasaan lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo di Kecamatan Tuminting.

“Kota Manado ditinjuk dari salah satu tiga kota di Indonesia yakni Tangerang, Balikpapan, dan Manado, untuk melakukan pembangunan TPA,” katanya.

Dijelaskan dia, pihak Pemkot Manado menyambut baik dan bangga terpilihnya Kota Manado dari antara sekian banyak kota di Indonesia, untuk menerima proyek pembangunan dari pihak Bank Dunia.

“Apapun program pembangunan yang akan menyentuh kepentingan umum, atau program pro rakyat Itu sudah pasti harus diamankan. Ini dilakukan demi masyarakat secara luas. Dimana, lewat program perluasan lokasi TPA Sumompo sudah pasti akan menjamin kesehatan masyarakat disekitarnya. Pasalnya, saat ini TPA Sumompo lahannya hanya mencapai 6 hektar. Dan sesuai data dan laporan yang ada, setiap tahunnya lokasi itu mememerlukan 1,3 hektar lahan untuk menampung sampah. Jadi untuk dipakai dalam jangka waktu yang panjang, diperlukanlah perluasan lahan TPA tersebut,” terang Lumentut.

Lanjut dia, inilah yang mungkin jadi penilaian pihak Bank Dunia, untuk bisa memberikan bantuan program yang jelas pro rakyat tersebut.

“Yang jelas, semua program pro rakyat. Itu harus diamankan Pemkot Manado, termasuk program perluasan TPA yang nantinya untuk menjamin kesehatan masyarakat nantinya,” ujar GSVL.

Oleh karena itu tambah dia, pihaknya sangat merespon baik dan berharap agar proyek demi lingkungan dan untuk kepentingan masyarakat tersebut, bisa terwujud dan sangat berterimah-kasih atas dipilihnya Kota Manado bersama Tangerang dan Balikpapan yang dipilih Bank Dunia untuk di berikan bantuan. (su)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on