Distrik ini Punya Cara Sendiri untuk Cegah Pasangan yang Ingin Bercerai

Reporter : | 19 Aug, 2014 - 16:17 WITA

Perceraian, Distrik Chang'an, Kota Xi'an,

(foto: morguefile)

MANADO24 – Bercerai bukanlah sesuatu hal yang mudah, tetapi sebuah distrik di barat laut Cina ingin membuatnya sedikit lebih sulit.

Sejak Maret 2012, biro urusan sipil di Distrik Chang’an, Kota Xi’an, daerah perkotaan dengan lebih dari 1 juta penduduk, telah membatasi jumlah pengajuan perceraian tidak lebih dari 15 pengajuan setiap hari. Pasangan yang ingin bercerai tapi datang terlambat akan diberitahu untuk kembali bersama-sama pada hari berikutnya.

Peraturan ini menjadi topik hangat di Cina pekan lalu setelah beberapa orang yang gagal bercerai mengeluh pada media pemerintah.

Di tengah rentetan kritik yang menyebut mereka sebagai lembaga pemerintah salah arah yang mengganggu kebebasan sipil, pejabat membela dengan mengatakan bahwa sistem mereka “bermaksud baik.”

“Ini ditujukan untuk menyelamatkan keluarga dari perceraian yang impulsif,” Lin Wenhui, kepala pendaftaran pernikahan di Biro Urusan Sipil Chang’an, mengatakan kepada media pemerintah. “Beberapa pasangan, bahkan akhirnya memutuskan untuk tidak mengajukan gugatan cerai setelah beberapa waktu untuk menenangkan diri dan berpikir.”

Sejak peraturan 15 pengajuan per hari berlaku, Chang’an telah mengalami penurunan pengajuan perceraian dua tahun berturut-turut.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on