Warga Kecam Study Banding DPRD Minahasa ke Tangerang

Reporter : | 20 Aug, 2014 - 11:28 WITA

TONDANO, (manado24.com) – Keberangkatan para anggota DPRD Minahasa ke Tangerang dengan dali studi banding dalam rangka penyusunan APBD-Perubahan 2014, mendapat kecaman sejumlah elemen masyarakat. Pasalnya, studi banding tersebut hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Masa bakti mereka tinggal menghitung hari. Untuk apalagi studi banding penyusunan APBD-P. Jadi jelas saja tindakan ini hanya menghamburkan uang rakyat,” ujar Michael Kaseger aktivis muda Minahasa.

Hal senada diungkapkan oleh  forum generasi muda minahasa tengah (FGMMT) Berry Mapaliey SH. Menurutnya, aksi yang dilakukan para wakil rakyat yang tak lama lagi pamit dari gedung wakil rakyat sangat melukai hati masyarakat.

“Tindakan tersebut merupakan penghinaan kepada masyarakat. Massa bakti mereka tinggal kurang sebulan lagi, jadi sangat tak tepat kalau alasan untuk menyusun APBD-P, padahal September tanggal 8 anggota DPRD Minahasa akan dilantik, dan pastinya APBD-P akan disusun oleh anggota baru, yang kini sebagian besar tak masuk lagi sebagai anggota DPRD untuk periode berikut,” tukas Mapaliey. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on