Kisah Bocah yang Memiliki Telapak Tangan Raksasa, Lebih Besar Dari Kepalanya

Reporter : | 20 Aug, 2014 - 14:01 WITA

kaleem, india, limfangioma ,hamartoma

Kaleem bocah malang yang memiliki telapak tangan raksasa (foto: barcoft India)

MANADO24 – Seorang anak delapan tahun telah membuat dokter kebingungan setelah tangannya membengkak menjadi ukuran raksasa.

Kaleem, dari India, tidak mampu melakukan tugas-tugas sederhana, termasuk mengikat tali sepatunya sendiri, setelah ia lahir dengan ukuran tangan dua kali ukuran bayi rata-rata.

Ibunya Haleema, 27, mengatakan bahwa dia tahu anaknya berbeda saat lahir, tetapi tidak berdaya untuk membantu dan membiarkan tangan anaknya yang sekarang berukuran 13 inci dari dasar telapak tangan ke ujung jari tengahnya.

Kaleem mengatakan ia diganggu dan dijauhi selama hidupnya karena orang ‘takut’ pada kelainannya.

“Aku tidak pergi ke sekolah karena guru mengatakan anak-anak lain takut pada tanganku. Banyak dari mereka mem-bully saya karena kelainan yang saya miliki. Mereka mengatakan “ayo kita pukuli anak dengan tangan yang besar itu.” kata Kaleem dikutip dari Mail Online, Rabu (20/08/2014).

Ibunya, yang juga memiliki anak lain yang tidak menderita kondisi yang sama, mengatakan: “Ketika Kaleem lahir ukuran tangannya dua kali ukuran bayi normal. Tangannya besar dan jari-jarinya panjang.”

Ayahnya, Shamim, 45, yang bekerja sebagai buruh, khawatir anaknya tidak akan mandiri dan menyalahkan dirinya sendiri karena tidak memiliki cukup uang.

“Dia mengalami kesulitan untuk makan sendiri karena tangannya, jadi kami harus menyuapinya,” katanya.

“Kami ingin membawanya ke rumah sakit, tapi kami tidak memiliki uang, bahkan istri saya harus pergi mengemis. Dalam situasi keuangan seperti ini, sangat sulit untuk mengobati Kaleem.

“Bahkan ketika saya mencoba untuk membawa Kaleem ke sekolah, kepala sekolah mengatakan kepada saya bahwa sekolah tidak akan bertanggung jawab jika anak-anak lain takut dengan tangannya, mengganggu atau menertawakannya.”

Dr Krishan Chugh, kepala pediatri di Fortis Memorial Research Institute di Gurgaon, dekat Delhi, mengaku bingung setelah meninjau foto-foto dan video dari tangan anak itu.

Namun, ia yakin Kaleem mungkin menderita limfangioma atau hamartoma yang keduanya dapat diobati.

Dia mengatakan: “Kondisi ini sangat langka dan saya telah melihat seperti ini sebelumnya. Tanpa pemeriksaan yang tepat dan tes medis saya tidak 100 persen yakin tentang apa ini. ”

Limfangioma adalah suatu kondisi dari sistem limfatik yang menyebabkan peradangan ekstrim mengakibatkan terbentuknya kumpulan ‘seperti adonan’ besar di bagian-bagian tertentu dari tubuh.

Sedangkan hamartoma adalah jenis tumor jinak di mana tubuh memproduksi jaringan yang berlebih.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on