Marah, Mumi ini Dianggap Sebabkan Banjir Hebat dan Gempa Bumi

Reporter : | 21 Aug, 2014 - 23:50 WITA

 Putri Siberia, rusia, Princess Ukok,  Pegunungan Altai

(foto: siberiantimes)

MANADO24 – Seorang mumi Putri Siberia berusia 2.500 tahun yang telah digali, direncanakan akan dimakamkan kembali setelah sekelompok pribumi di Pegunungan Altai mengklaim kemarahan nenek monyang mereka telah menyebabkan banjir dan gempa bumi.

Mumi wanita berusia 25 tahun itu tersimpan dalam permafrost sampai ia digali lebih dari dua dekade lalu. Tindakan itu, diklaim telah membuat mumi itu marah.

Sekarang, Dewan Tetua-tetua di Altai, mewakili masyarakat asli Siberia telah mendapatkan suara bulat untuk menguburkan kembali mumi tersebut, keputusan tampaknya diterima oleh gubernur setempat, Alexander Berdnikov.

Banjir yang baru-baru ini terjadi di Altai dianggap merupakan yang terburuk dalam 50 tahun terakhir dan serangkaian gempa bumi dianggap merupakan hasil dari kemarahan mumi tersebut, menurut laporan siberiantimes.com Kamis (21/08/2014).

Dikenal sebagai ‘Princess Ukok’, makamnya ditemukan oleh para ilmuwan Rusia, dan digali oleh Novosibirsk Natalia Polosmak pada tahun 1993 dan dipandang sebagai ‘salah satu penemuan arkeologi palingĀ  penting pada akhir abad ke-20′.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on