Wagub Sulut Ajak Anak Muda di Manado Ganti ‘Panah Wayer’ dengan ‘Empat Wayer’

Reporter : | 24 Aug, 2014 - 21:30 WITA

SULUT, (manado24.com) – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR Djouhari Kansil MPd, mengajak pemuda di Kota Manado, untuk mengganti ‘panah wayer’ dengan budaya ‘empat wayer’.

“Lebih baik kita budayakan tarian empat wayer yang merupakan warisan leluhur kita dari nusa utara, ketimbang beramin-main panah wayer yang pada akhirnya akan berurusan dengan aparat hukum,” ujar Kansil saat mengikuti Ibadah bersama Jemaat GMIM Sion Kelurahan Sindulang I Wilayah Manado Utara Satu, Minggu (24/8/2014).

Ia juga berharap warga untuk ‘brenti jo bagate’, karena mengkonsumsi minuman keras (miras) berlebihan, bisa menciptakan suasana tak nyaman di tengah-tengah masyarakat.

“Apalagi di Kelurahan Sindulang I, Sindulang II serta Keluarahan Karang Ria, sudah terkenal penyakit masyarakat tersebut. Saya dengar lagi, kampung sanger dan komplek lumba-lumba, selalu terlibat perkelahian antar kampung (tarkam) yang diserta panah wayer, dan saling serang satu dengan yang lain. Mari kita ciptakan suasana yang damai,” tandas Kansil.

Kansil pun mengajak para orang tua, memiliki perasaan prihatin dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi saat ini, dan jangan justeru orang tua menjadi ikut-ikutan terlibat dalam tawuran tersebut.

“Mari terus berikan pembinaan kepada anak-anak kita, karena sudah banyak jiwa yang melayang cuma karena gara-gara panah wayer yang dilakukan segelintir anak-anak muda di kota Manado termasuk yang ada di Kelurahan Sindulang I, Sindulang II serta Kelurahan Karang Ria Manado,” ajak Kansil. (ton)

 

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on