Ratusan Ribu Kendaraan Bermotor di Sulut Menunggak Pajak

Reporter : | 26 Aug, 2014 - 16:55 WITA

 Siswa Rahmat Mokodongan, STNK, SPBU, Marhaen TumiwaSULUT, (manado24.com) – Ratusan ribu kendaraan bermotor di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) masing-masing 300 ribu kendaraan roda 2, dan 93 ribu lebih kendaraan roda 4, menunggak pajak. Hal tersebut terungkap dalam rapat tim pembina Samsat dalam rangka pelaksanaan operasi kendaraan bermotor dan penyerahan bagi hasil pada Kabupaten/Kota se Provinsi Sulut di ruang rapat WOC kantor gubernur Sulut, Selasa (26/8/2014).

“Dari hasil pemeriksaan badan pemeriksa keuangan tahun 2014, ratusan ribu kendaraan menunggakĀ  pajak. Kendaraan ini tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Sulut,” ujar Sekdaprov Sulut Ir. Siswa Rahmat Mokodongan.

Menurut dia, menjadi tugas Samsat di seluruh Kabupaten/Kota untuk menagih tunggakan pajak ini. Sebab adanya temuan ini, sangat berdampak pada penerimaan pendapatan daerah, termasuk bagi hasil pajak daerah.

“Jadi harus ada terobosan dan program inovatif untuk ditindaklanjuti dengan serius dan terpadu oleh seluruh unsur terkait,” tandas Mokodongan.

Dijelaskannya, salah satu hal yang perlu dilaksanakan, yakni akan dilaksanakan operasi kendaraan bermotor di SPBU se Sulut, yaitu Setiap kendaraan bermotor yang akan melalukan pengisian BBM di SPBU harus menunjukkan STNK kendaraan yang lunas pajak yang bisa mengisi BBM dan yang belum membayar pajak tidak diijinkan mengisi BBM dan akan ada petugas terkait yang akan melakukan pemeriksaan.

“Oleh karena itu, kepada pemilik kendaraan bermotor sgar dapat memenuhi kewajiban untuk membayar pajak sebelum tanggal jatuh tempo dan kiranya ada kerja sama yang baik agar pelaksanaan program ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta memberikan hasil yang optimal dalam upaya peningkatan pendapatanĀ  untuk pembangunan daerah dan bangsa,” terang Mokodongan.

Sementara Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Sulut Drs. Marhaen R. Tumiwa MPd, mengatakan maksud dari pelaksanaan operasi kendaraan bermotor ini, untuk lebih menyadarkan bagi wajib pajak kendaraan agar dapat memenuhi kewajiban membayar pajak tepat waktu.

Seperti diketahui, rapat tersebut dihadiri Dirlantas Polda Sulut Kombes Pol. Stephen M. Napiun, SIK, SH, M.Hum, Sekda Kabupaten/Kota, Kapolres dan Kasat Lantas Polda se Sulut, Jasa Raharja, Kepala UPTD Samsat di 15 Kabupaten/Kota, pihak Pertamina dan pengusaha SPBU. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on