Dinyatakan Tewas, Pria ini Kembali Hidup Saat Akan Dimakamkan

Reporter : | 26 Aug, 2014 - 17:09 WITA

Valdelucio Goncalves, kanker perut, aneh, unik

Valdelucio Goncalves ditemukan hidup dikantong mayat setelah dinyatakan tewas oleh Dokter (foto: Matt Roper)

MANADO24 – Seorang pria yang berduka karena saudaranya dinyatakan meninggal, mendapat kejutan setelah ia menemukan mayat saudara-nya yang sudah mati “menggeliat” di dalam kantong mayat beresleting.

Valdelucio Goncalves, 54, telah dinyatakan meninggal oleh dokter yang mengklaim bahwa ia menderita “gangguan pernapasan dan gagal organ ganda”.

Keluarganya diberitahu dan tubuhnya dibawa ke kamar mayat di Rumah Sakit Umum Menandro de Farias di Salvador, Brasil.

Saudaranya, Walterio yang keesokan paginya diizinkan masuk ke kamar mayat untuk memakaikan baju pada mayat saudaranya.Tapi dia mendapat kejutan saat mendekati kantong mayat, yang telah diletakkan di atas meja atas sepanjang malam.

Dia mengatakan dikutip dari g1.globo.com, Selasa (26/08/2014) : “Kami sudah menyiapkan semua persiapan untuk pemakaman saudara saya. Saya ingin memakaikan dia beberapa baju, sehingga dia sudah siap saat pengurus pemakaman datang dan membawanya.

“Pekerja di kamar mayat membiarkan saya masuk, dan menunjukkan di mana ia diletakkan. Saat mendekat saya melihatnya menggeliat. Dia seolah-olah bernapas. Saya sangat terkejut dan berteriak pada tim medis, perawat, sehingga mereka bisa melihat apa yang terjadi. Mereka memeriksa dia dan menegaskan bahwa ia masih hidup.”

Goncalves, yang menderita kanker perut, dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya pada hari Sabtu (23/08) pagi dan kembali hidup keesokan harinya.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on