Razia KTP di Pasar Tondano, Empat Warga Jawa Diamankan

Reporter : | 28 Aug, 2014 - 17:12 WITA

TONDANO, (manado24.com) – Pemkab Minahasa melalui pemerintahan Kecamatan Tondano Barat, melakukan razia KTP kepada para pendatang di Pasar Tondano, Rabu (27/8/2014) tadi malam.

Dalam razia yang digelar sekitar Pukul 23.00 Wita, empat pendatang dari Pulau Jawa, diamankan.

Salah satu Imam yang tinggal di seputaran Pasar Tondano, mengaku jika tak mengenal satupun dari mereka yang datang dari Jakarta melalui salah satu jasa maskapai penerbangan dan langsung ke Tondano tujuan menjual cabe.

Setelah diinterogasi lebih lanjut nyatanya mereka tak ada surat pindah dan hanya membawa surat ijin usaha dari daerah asal dengan KTP Jawa.

“Mereka akan dipulangkan hari ini, setelah diambil foto dan dokumen lainnya,” ujar Camat Tondano Maya M Kainde SH.

Dia kemudian berpesan, agar tamu wajib lapor 1×24 jam tetap dilakukan di wilayah Tondano Barat, apalagi di pasar maupun terminal. Pasalnya. Selama ini kami telah memperbanyak tulisan tamu wajib lapor yang ditempatkan di setiap lorong- lorong dan tempat strategis disamping kami tetap melakukan mobile di wilayah.

“Kami mohon warga yang datang dan hendak bermalam supaya melapor dulu ke pala atau pemerintah terdekat, agar di ketahui dan tak menimbulkan kecurigaan,” tegas Maya.

Diketahui, empat orang yang diamankan masing-masing Tasbih, tempat tanggal lahir Cirebon 18 juni 1979 pekerjaan pedagang, alamat Desa Sinarangkang Kecamatan Munduh, Bunawih dengan alamat Cirebon lahir 6 Desember 1981 pekerjaan pedagang, Warih dengan alamat Cirebon Lahir 17 juni 1994 pekerjaan pedagang, dan Kadih dengan alamat Cirebon lahir 2 maret 1996. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on