Anak Ketagihan Main Clash of Clans, Wanita ini Harus Bayar Tagihan Rp 134 juta

Reporter : | 30 Aug, 2014 - 09:57 WITA

Clash of Clans,  Theresa Cox , Supercell , T-Mobile

(foto: CoC)

MANADO24 – Seorang ibu harus menghadapi tagihan sekitar Rp 134 juta setelah anaknya yang berusia 12 tahun ketagihan bermain game online yang dimainkan dari ponsel.

Theresa Cox mengatakan dia dan anaknya James tidak diberi peringatan apapun tentang biaya hingga sekitar Rp 4,6 juta per hari untuk bermain Clash of Clans.

Operator telepon T-Mobile mengatakan Supercell, pengembang permainan, merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk menetapkan biaya

Tapi Cox, dari Breaston, Derbyshire, mengatakan sekarang dia mungkin harus menjual mobilnya untuk membayar utang.

“Satu-satunya cara yang saya miliki adalah menjual mobil dan saya perlu mobil itu untuk pergi bekerja. Saya dengan lugunya berpikir industri ini diatur lebih baik daripada ini – ada pengamanan. Sebelum Anda men-download, game itu mengatakan app purchases dan setiap kali Anda memiliki satu, Anda harus menyetujuinya. Pada titik ini tak ada mengingatkan saya dengan situasi ini.” katanya dikutip dari Mail Online, Sabtu (30/08/2014).

Anak wanita malang itu sengaja membayar biaya tambahan agar permainan terus berkembang.

Dalam game sejenis, pemain dapat membayar kredit atau add-on agar tidak memakan waktu lama untuk membangun atau sebagai jalur cepat untuk membuka konten dalam permainan.

Dia mengatakan kepada BBC Derbyshire: “Dia membeli dua add-on sebesar sekitar Rp 115 ribu untuk Clash of Clans dan ponsel terus membeli (add-on) pada tingkat Rp 4,6 juta setiap hari.”

Anaknya James mengatakan: “Aku bingung dengan apa yang telah terjadi – saya tidak memiliki petunjuk.”

Ibunya mengatakan dia tidak menyalahkan anaknya, tetapi menambahkan: “Dia sedikit berlebihan ketika bermain game di ponsel.”

Alistair Charlton, seorang ahli game dengan situs Mobile Choice, mengatakan ia telah mencoba permainan itu dan ada berbagai pilihan password untuk transaksi yang diperlukan, termasuk hanya sekali di awal, setiap 30 menit atau setelah setiap transaksi.

Tapi dia tidak bisa menjelaskan bagaimana dengan Rp 4,6 juta setiap hari.

“Untuk setiap pembayaran yang dilakukan akan ada tanda terima berupa email yang dikirim kepada akun Google yang terdaftar di telepon.” ungkap Charlton.

T-Mobile mengatakan telah menangguhkan tagihan Cox agar dia dapat menyelesaikan masalah dengan penyedia game.

Supercell menolak untuk mengomentari pengaduan individual, tetapi menyarankan pengguna untuk membaca kebijakan orang tua di situs perusahaan.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on