Jokowi Diminta Waspada Memilih Menteri yang Hanya Dimanfaatkan Partai Politik

Reporter : | 02 Aug, 2014 - 10:43 WITA

menteri jokowi, jokowi-jk, pilpres 2014, Ali Hasan Siswanto

Jokowi saat salat Idul Fitri di Balai Kota (foto: merdeka.com/imam buhori)

SURABAYA, (manado24.com) – Adanya pejabat yang melakukan tindak korupsi dan memanfaatkan jabatan untuk tujuan yang tidak baik saat era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membuat Ali Hasan Siswanto menyarankan Joko Widodo (Jokowi) agar pandai-pandai dalam memilih menteri.

Siswanto yang juga Pengamat dan dosen Ilmu Pengetahuan Moral-Politik UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, menyarankan capres terpilih Joko Widodo agar berhati-hati dalam memilih menteri dari kalangan parpol karena sebelumnya mereka kerap kali dijadikan sapi perah oleh parpol.

“Itu karena keterwakilan partai politik dalam jabatan menteri, setidaknya era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), terbukti berperilaku koruptif dan parpol menjadikan jabatan menteri itu sebagai sapi perah,” katanya kepada Antara di Surabaya, dikutip dari merdeka.com, Sabtu (02/08/2014).

Kerena itu, Jokowi-JK dalam memilih menteri setidaknya harus melihat sepak terjang calon yang akan dipilih agar kabinet yang disusun benar-benar berpihak pada rakyat.

“Banyak kalangan menilai kabinet profesional dan memiliki integritas akan mengangkat pamor kinerja Jokowi-JK ke depan, bukan sekadar keterwakilan parpol,” ungkap Siswanto.

Cara yang dipakai Jokowi-JK dalam mencari menteri berdasarkan masukan dari masyarakat diharapkan merupakan langkah yang akan memunculkan putra terbaik bangsa yang siap membuat Indonesia lebih maju.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on