Sajow Ingatkan PNS Jadi Garda Terdepan Bangun dan Jaga Keamanan Minahasa

Reporter : | 04 Aug, 2014 - 21:36 WITA

Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri

TONDANO, (manado24.com) – Bupati Minahasa Drs. Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), mengingatkan kepada seluruh PNS di Pemkab Minahasa menjadi garda terdepan dalam pembangunan dan menjaga keamanan di Tanah Minahasa. Hal tersebut disampaikannya, ketika memimpin apel kerja perdana pasca libur Idul Fitri, Senin (4/8/2014) di Lapangan Kantor Bupati, Tondano.

“Pemerintah harus menjadi garda terdepan menjaga situasi aman, damai dan nyaman, untuk mewujudkan pembangunan di tanah Minahasa ini,” ujar Sajow.

Dalam apel yang turut diikuti Wakil Bupati Ivan Sarundajang, Sekdakab Jeffry Korengkeng SH MSi, para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Kepala Bagian dan para pegawai Pemkab Minahasa, dengan pemimpin Upacara Camat Tondano Utara Yanny Moniung SP, Sajow mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijryah bagi para pejabat dan PNS Muslim.

“Mohon maaf lahir dan batin. Saya berterimakasih kepada PNS yang hadir dalam apel ini sebagai komitmen dalam menjalin komunikasi dan pelaksanaan reformasi birokrasi di Tanah Minahasa,” tukasnya.

Ditambahkan dia, beberapa hal penting yang perlu diingatkan kepada PNS, supaya terus motivasi kerja PNS yang datang dari diri sendiri bukan atas interfensi luar. Sebab kinerja individu akan berdampak dalam kinerja organisasi. Selain itu, momentum Apel ini bersamaan dengan dimulainya rangkaian Peringatan HUT RI ke-69 di Minahasa.

“Saya berharap panitia yang sudah dibentuk untuk bekerja maksimal,” pesan Sajow.

Buka itu saja, dalam merampungkan APBD Perubahan 2014 perlu dimaksimalkan alokasi anggaran yang tersedia dengan memperhatikan skala prioritas. Demikian halnya untuk penyelesaian APBD 2014 diingatkan lagi agar dapat menjawab semua permasalahan masyarakat dan tetap bersinergi dengan RPJMD.

“Tingkatkan disiplin PNS yang evaluasinya akan direalisasikan lewat Baperjakat. Ini akan jadi reward dan punishment boleh diaplikasikan sesuai tuntutan aparatur birokrasi,” ungkap Sajow sembari menambahkan menyikapi dan mengantisipasi situasi yang berkembang mengenai maraknya kasus panah wayer dan sebagainya, dimintakan agar kita semua berkoordinasi dan menyikapi langkah antisipatif terutama SKPD terkait di dalamnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on