Wanita ini Diculik dan Dipaksa untuk Bergabung Dengan ISIS

Reporter : | 07 Aug, 2014 - 10:49 WITA

rohani, ISIS,  Islamic State of Iraq and Syria ,  Ciputat, Tangerang

Rohani (foto: Liputan 6 SCTV)

JAKARTA, (manado24.com) – Sorang wanita bernama Rohani, menjadi saksi hidup korban penculikan dan indoktrinasi yang dilakukan oleg organisasi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)

(Baca Juga: Ada 137 Anggota ISIS di Kabupaten Karanganyar, Gunung Lawu ?)

Wanita yang merupakan warga Kampung Sukasirna, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Bogor, Jawa Barat, menceritakan kisahnya bagaimana dia sampai bisa bergabung dengan ISIS kepada Liputan 6 Pagi SCTV, Kamis (07/08/2014). Menurutnya, dia bertemu dengan Bahrun atau Abu Muhahmad Al Indonesia di Ciputat, Tangerang, Banten tahun 2008 bersama kakaknya Mingming.

Bahrun atau Abu Muhamad Al akhir-akhir menjadi populer di YouTube, karena menjadi salah satu aktor yang memprovokasi ajakan bergabung dengan ISIS.

Kedua kaka beradik itu sempat disekap selama 3 bulan di rumah kontrakan agar mau bergabung dengan ISIS. Setelah menyatakan diri untuk bergabung mereka dibawah ke sebuah pondok pesantren di Ciputat.

Di pesantren tersebut mereka diajarkan cara berjihad, cara mengebom musuh dan cara menggunakan senjata api. Merasa janggal dengan kegiatan yang dilakukan para santri dan juga para guru. Rohani pun memutuskan untuk melarikan diri melalui atap rumah. Kakaknya Mingming tidak tau dimana keberadaannya.

Menurut dia, selama di pesantren banyak tamu-tamu penting yang datang, salah satunya yang dia kenali adalah Abu Bakar Baasyir.

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on