Kurang Sosialisasikan Program Bupati, Kinerja Camat Touluaan Disorot

Reporter : | 19 Sep, 2014 - 17:56 WITA

TOULUAAN, (manado24.com)-Buntut kurang mensosialisasikan program Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) yakni Satu Miliar Satu Desa (Samisade), kinerja Camat Touluaan Sartje Taogan disorot.

Salah satunya adalah soal pembebasan lahan untuk pembuatan jalan pertanian di Perkebunan Teheh sampai perkebunan Solusu di Desa Ranoketang atas.

”Ya, lantaran kurang disosiaisasikan, akhirnya kami kontraktor yang harus berselisih paham dengan masyarakat,” ketus Jemmy Walintukan dan Ferny Datu kontraktor yang melaksanakan pekerjaan jalan pertanian kepada manado24.com Jumat (19/09/2014).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komite Nasioanl Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Touluaan Ivan Umar mmeinta agar Bupati Mitra mengevaluasi kinerja Camat Touluaan.

”Ini sangat fatal. Karena, untuk membuat jalan yang semuanya demi kepentingan masyarakat harus ada sosialisasi,” tegasnya.

Sementara Camat Touluaan Sartje Taogan saat dikonfirmasi membantah jika dirinya tak melakukan sosialisasi.

”Sebenarnya, perselisihan yang terjadi akibat ulah kontraktor yang telah merusak tanaman kayu saat melakukan pekerjaan,” tukas camat. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on