Ruas Tomohon-Manado Belum Direalisasi, Gubernur Sulut Dinilai Lips Service

Reporter : | 21 Sep, 2014 - 12:00 WITA

Jembatan Darurat yang sudah diganti beberapa waktu lalu

Jembatan Darurat yang sudah diganti beberapa waktu lalu

TOMOHON, (manado24.com)–Buntut belum adanya realisasi pembangunan jalan Tomohon-Manado pasca bencana longsor 15 Januari 2014 lalu, Gubernur Sulut Sdr sinyo H Sarundajang dinilai lips service.

Padahal, saat membawakan sambutan di HUT ke-11 Kota Tomohon 27 Januari 2014 lalu, gubernur mengatakan dalam waktu sembilan bulan, sudah dibangun jalan Tomohon-Manado sebagai jalan alternatif dari jalan utama saat ini dengan lebar 21 meter.

”Kalau dihitung, sembilan bulan dari Januari, adalah Oktober. Bagaimana jalan mau selesai. Saat ini saja belum ada tanda-tanda akan dibangun. Ini merupakan janji kosong dari seorang gubernur,” ketus Recky J Pondaag SIP dan Morthen Y Wuisan ST yang mengaku setiap hari menggunakan ruas jalan Tomohon-Manado.

Selain sering terganggu karena macet, jalan tersebut lanjut keduannya membahayakan untuk keselamatan jiwa.

”Tomohon ke Manado atau sebaliknya yang biasanya ditempuh dalam waktu setengah jam, kini harus ditempuh minimal satu jam. Jika padat, bisa satu setengah jam,” tandas Pondaag dan Wuisan.

Keduanya meminta agar gubernur menepati janjinya untuk membangun ruas alternatif atau memperbaiki jalan Tomohon-Manado yang ada sekarang.(ark)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on