Wawali Bitung : Kehilangan Budaya Sebagai Jati Diri Adalah Bencana

Reporter : | 23 Sep, 2014 - 10:06 WITA

BITUNG, (manado24.com) – Bahasa daerah adalah salah satu identitas yang harus terus dipelihara dan dikembangkan oleh generasi muda. Karena kehilangan budaya atau bahasa yang merupakan salah satu karakter bangsa itu sama halnya dengan bencana.

Max Lomban, Wawali Bitung“Generasi muda jangan malu atau berusaha menyembunyikan identitas dirinya sebagai anak-anak yang mampu menguasai bahasa daerah. Generasi muda, harus tetap bangga menunjukkan identitas diri sebagai bangsa yang kaya akan budaya,” tandas Wakil Walikota Bitung Max Lomban, pada  pembukaan Seminar Internasional dan Festival Tradisi Lisan IX yang diselenggarakan oleh Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung, Senin kemarin.

Apalagi menurut Lomban, kota Bitung memiliki latar belakang Budaya yang beragam mulai dari Minahasa, Sangihe, Gorontalo dan berbagai yang menggambarkan karakter bangsa. “Karena itu hendaknya generasi muda akan melindungi, mempertahankan budaya dan bahasa sebagai jati diri yang merupakan warisan leluhur bangsa yang sangat berharga,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Umum ATL Dr Pudentia MPSS mengatakan bahwa tujuan seminar ini adalah memberikan perhatian pada tradisi lisan dan komunitasnya (yang termasuk dalam kelompok minoritas), memperhatikan berbagai potensi tradisi lisan sebagai salah satu sumber utama penciptaan karya kreatif, dan menghidupkan tradisi lisan. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on