Gubernur Sulut Hadiri Deklarasi PMII Poros Maritim

Reporter : | 25 Sep, 2014 - 23:20 WITA

Gubernur Sulut hadiri Deklarasi PMII Poros Maritim

Gubernur Sulut hadiri Deklarasi PMII Poros Maritim

SULUT, (manado24.com) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS), menghadiri Deklarasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Poros Maritim, sekaligus membuka Seminar dan Lokakarya Kemaritiman Nasional II PMII yang dilaksanakan di Bapelkes, Kamis (25/9/2014).

Dalam sambutannya, Sarundajang mengatakan laut adalah potensi masa depan yang harus dikelola dengan benar, agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebab laut juga menyimpang begitu banyak kekayaan alam, yang harus terus dijaga. “Untuk itu, sangat penting pengelolaan laut berkelanjutan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi kemakmuran masyarakat,” ujar Sarundajang.

Dijelaskan dia, luas laut di Indonesia 80 persen sedangkan luas daratan hanya 20 persen. Artinya, segala potensi di laut harus mampu dimaksimalkan demi kesejahteraan rakyat.

“Memang harus disadari, ketimpangan pembangunan antara pulau besar dan kecil maupun pulau terdepan dan pedalaman, kian tampak dan mengenai ekonomi maritim yang merupakan model ekonomi baru. Ini mendorong pelaksanaan pembangunan berkelanjutan dengan kerangka pikir seperti cara kerja ekosistem.

Paradigma Ekonomi Maritim, mengajak belajar dari alam dan menggunakan logic of ecosystem didalam menjalankan pembangunan menuju penggunaan sumber daya alam yang lebih efisien,” jelas Sarundajang.

Lanjut dia, menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 dimana akan diberlakukan perdagangan bebas di negara-negara ASEAN. Untuk itu, diharapkan kesiapan seluruh masyarakat karena jika tidak siap kita akan menjadi tamu di daerah sendiri.

“Pentingnya kemampuan berbahasa Inggris juga dapat membantu dan menjadi bekal dalam persaingan di dunia tenaga kerja,” tandas Sarundajang. Di sisi lain, Gubernur Sulut dua periode ini mengapresiasi PMII yang konsisten melihat laut sebagai kehidupan manusia, dan mengharapkan agar kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader potensial PMII untuk menjadi pemimpin yang mengerti tentang bangsa Indonesia yang merupakan bangsa maritim.

Sementara panitia pelaksana oleh Zainudin Pai dalam laporannya, mengatakan maksud dilaksanakan kegiatan ini untuk menggali berbagai ide, gagasan, dan pemikiran, dengan harapan akan berkontribusi bagi upaya pembangunan bangsa indonesia atas dasar kepentingan nasional yang berbasis maritim. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari, hingga Minggu 28 September 2014 nanti. (ton)

 

 

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on