Bupati Minahasa: Pilkada Tak Langsung Pasung Hak Rakyat

Reporter : | 26 Sep, 2014 - 11:50 WITA

TONDANO, (manado24.com) – Pengesahan RUU Pilkada oleh DPR RI, mendatangkan kekecewaan bagi rakyat yang nyatanya hak mereka telah dipasung oleh para politisi senayan yang mengaku wakil rakyat.

Menurut Bupati Minahasa Drs. Jantje Wowiling Sajow (JWS), Pilkada tak langsung jelas-jelas telah mencedari demokrasi, dimana hak rakyat dipasung oleh elit politik yang tak memiliki hati nurani.

“Memang tak semua anggota DPR RI memilih Pilkada tak langsung, yakni PDI-P, Hanura dan PKB, juga beberapa politisi Golkar dan Demokrat. Tapi keputusan akhir menentukan bahwa Pilkada tak langsung menjadi final,” ketus Sajow.

Disisi lain, Sajow mengatakan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) masih berpeluang untuk menganjal penerapan Undang-Undang Pilkada tak langsung.

“Kita masih berharap bahwa uji materi terkait Undang-Undang ini, masih bisa memberikan kelegaan bagi rakyat, sebab sudah banyak lembaga yang mengatasnamakan rakyat berjanji akan melakukan uji materi ke MK dan pastinya MK akan menerima gugatan ini untuk memenangkan demokrasi kembali ke tangan rakyat,” tegas JWS sapaan familiar Sajow. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on