PDI-P Minahasa Optimis UU Pilkada Tak Langsung Akan Ditolak MK

Reporter : | 27 Sep, 2014 - 21:26 WITA

TONDANO, (manado24.com) – Undang-Undang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang baru disahkan DPR-RI dimana Pilkada Gubernur, Walikota dan Bupati akan dipilih lewat DPRD, diyakini PDI-Perjuangan Minahasa akan dianulir Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, sudah banyak lembaga yang hendak melakukan judicial review perihal UU yang “merampas” hak rakyat tersebut.

“Kami sangat optimis MK akan menolak kehadiran UU tersebut,” tegas Sekretraris DPC PDI-P Minahasa Drs Dharma Palar.

Lanjut Palar yang kini menjabat Ketua DPRD Minahasa sementara, UU Pilkada sangat bertentangan dengan semangat demokrasi. Sebab, rakyat memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam pembangunan bangsa dan negara ini. Artinya, jika hak rakyat “dirampas”, maka akan banyak perlawanan atas kebijakan pemerintah nanti.

“Sebagai wakil rakyat yang mengedepan demokrasi, maka kami sangat optimis UU ini akan ditolak MK,” ketus Palar. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on