Dugaan MaMi Fiktif Pemprov Sulut, SHS: Siapapun Pelakunya Harus Terima Konsekuensinya

Reporter : | 29 Sep, 2014 - 08:42 WITA

SULUT, (manado24.com) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menyatakan, terkait dugaan pengadaan Makan Minum (MaMi) fiktif di Setdaprov Sulut, siapapu pelakukan harus siap menerima konsekuensi hukum.
Menurut Sarundajang, walaupun kasus ini sementara ditangani pihak kepolisian dan ada beberapa orang yang telah atau akan diperiksa, namun asas praduga tak bersalah harus tetap dikedepankan.

(BACA: Tumbelaka Minta Aparat Hukum Proaktif Tindaklanjuti Dugaan Korupsi MaMi di Pemprov Sulut)

“Memang ini bisa saja hanya kesalahan administrative, sehingga berakibat pada tuntutan ganti rugi. Namun kalaupun ternyata pihak kepolisian menyatakan ada yang bersalah, siapapun dia harus menerima konseskuensi,” jelas SHS sapaan familiar Sarundajang.

Ditambahkannya, diharapkan kepada semua pihak terkait, untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan saat ini, sambil menunggu hasil akhir pemeriksaan kepolisian.

(BACA: Dua Calon Tertuntut Tak Hadir, Sidang TP-TGR MaMi Temuan BPK Ditunda)

Seperti diketahui, dugaan pengadaan MaMi fiktif ini, terungkap lewat hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap APBD Provinsi Sulut Tahun Anggaran 2013, dengan kerugian lebih dari Rp. 8 Miliar. Dugaan MaMi fiktif itu pun, membuat Gubernur Sarundajang naik pitam, dan berinisiatif melaporkan hal tersebut kepada Polda Sulut. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on