Kasus MaMi Pemprov Sulut, Kansil: Kedepankaan Azas Praduga Tak Bersalah

Reporter : | 30 Sep, 2014 - 10:17 WITA

SULUT, (manado24.com) – Terkait kasus dugaan Makan – Minum (MaMi) fiktif di Setdaprov Sulawesi Utara (Sulut) yang dilaporkan Gubernur DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) ke Polda Sulut, terus bergulir.

Banyak kalangan masyarakat, menunggu kelanjutan proses atas dugaan pengadaanfiktif senilai Rp. 8,8 Miliar yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulut untuk Tahun Anggaran 2013 tersebut.

(BACA JUGA: Dugaan MaMi Fiktif Pemprov Sulut, SHS: Siapapun Pelakunya Harus Terima Konsekuensinya)

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil MPd, menyatakan jika semua pihak harus mengedepankan azas pra duga tak bersalah.

“Kalau pun memang ada indikasi pidananya, kita harus mengedepankan azas pra duga tak bersalah,” jelas Kansil.

(BACA JUGA: Dua Calon Tertuntut Tak Hadir, Sidang TP-TGR MaMi Temuan BPK Ditunda)

Selain itu, Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang menjadi rekomendasi BPK, menjadi suatu keharus. Hal ini lagi, sudah ditindaklanjuti Majelis Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MTP-TGR) yang dilaksanakan pekan lalu.

Disinggung terkait batalnya pelaksanaan sidang TP-TGR lalu akibat dua calon tertutut dengan inisial ES dan NW yang keduanya merupakan Asisten, Kansil menyatakan jika dalam sidang lanjutan nanti mereka diharuskan untuk hadir.

“Di sidang lanjutan nanti, mereka diwajibkan untuk hadir,” tegas Kansil. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on