Diduga Rumah Sakit Umum Ratatotok Gunakan Obat Kedaluwarsa

Reporter : | 05 Oct, 2014 - 19:11 WITA

RATATOTOK, (manado24.com)- Pelayanan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) yang berlokasi di Ratatotok Minahasa Tenggara (Mitra) dipertanyakan. Selain sudah tiga bulan jasa medis belum dibayarkan dan uang lauk pauk belum juga dibayarkan oleh pihak rumah sakit, ternyata obat obatan yang digunakan rumah sakit untuk para paisen diduga sudah kedaluwarsa

Hal ini diungkapkan tokoh masyarakat Ratatotok Johan Sambuaga. Menurutnya, selama ini pihak Rumah Sakit Ratatotok terkesan hanya mementingkan perbaikan bangunan berupa proyek fisik saja namun untuk pelayanan dan kesejahteraan jasa medis untuk masyarakat terbengkalai.

‘’Jika benar obat yang digunakan sudah kedaluwarsa, harus diusut tuntas. Sebab ini sangat membahayakan pasien. Bukannya akan sembuh tapi tambah sakit,’’ ketus Sambuaga.

Pemerintah tambahnya harus memperhatikan masalah ini. Bukan hanya soal obat-obatan tapi juga menyangkut kesejahteraan karyawan yang bekerja di rumah sakit tersebut.

Kepala Rumah Sakit Umum Pusat Ratatotok, dr Vali Ratulangi saat dikonfirmasi manado24.com mengatakan, pihaknya tak pernah memberikan obat kedaluwarsa kepada pasien. Jadi, informasi tersebut sama sekali tidak benar.

Sementara soal gaji karyawan non PNS yang bekerja di sana, Ratulangi mengatakan sebenarnya sudah akan dibayar Jumat lalu. Hanya saja, ketersediaan dana di bank tak mencukupi sehingga mengalami penundaan. ‘’pekan depan sudah pasti akan dibayarkan,’’ jamin Ratulangi . ten)

 

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on