HUT TNI ke-69, SHS Terima Pembaretan dan Brevet dari Panglima TNI

Reporter : | 06 Oct, 2014 - 22:56 WITA

Pembaretan dan Brevet TNI

Gubernur SHS ketika menerima Pembaretan dan Brevet dari Panglima TNI

SURABAYA, (manado24.com) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS), menerima penghargaan berupa Pembaretan dan Brevet dari Panglima TNI Jendral Moeldoko, dalam acara peringatan HUT TNI ke 69 Tahun 2014, yang dilaksanakan secara militer pada upacara yang berlangsung di Dermaga Semampir, Satfibi, Koarmatim, Surabaya, Senin (6/10/2014).

Pemberian pengharaan ini, dilakukan juga kepada seluruh Gubernur di Indonesia.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh Gubernur yang hadir, dan menghimbau senantiasa menjaga pertahanan bangsa. Sebab, sistem pertahanan Negara Indonesia adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta, yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya.

foto 2

Sarundajang bersama sejumlah Gubernur di Indonesia di HUT TNI ke-69

“Selain itu dipersiapkan secara dini oleh pemerintah, dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut, guna menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman,” kata Panglima TNI.

Lanjut dia, mengingatkan mengenai semakin tingginya ancaman, peran seluruh Gubernur menjadikan daerah sebagai pusat pertahanan baik darat, laut, maupun udara, sangat dibutuhkan dalam konteks sistem pertahanan terpadu.

“Sehubungan dengan baret hitam dan brevet ini, menjadi bentuk eratnya kerja sama TNI dan pemerintah daerah. Kami menerima seluruh gubernur sebagai keluarga dan mitra TNI, dalam mengemban tugas menjaga bangsa dan Negara. Untuk itu, saya izinkan para Gubernur dapat mengambil apel TNI di setiap daerah,” tadasnya.

foto 3

Foto Gubernur Sarundajang bersama pimpinan TNI dan sejumlah gubernur di Indonesia

Sementara Sarundajang Sarundajang mengatakan, dirinya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pemberian pembaretan dan pemberian brevet ini.

“Mudah-mudahan TNI dan pemerintah daerah, akan semakin meningkatkan erat kerja samanya, dan saling membantu antara gubernur dan TNI. Kita akan terus bekerja sama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” ungkap Sarundajang.

Sebelum menerima pembaretan dan pemberian brevet, seluruh Gubernur melakukan tes kesehatan dan melakukan lintas udara dengan menaiki helicopter dari bandara AL Juanda ke Markas Armada Timur dan melakukan tembak pistol.

Selanjutnya melakukan lintas laut dengan menaiki perahu karet memutar pangkalan aramada timur dan berakhir pada upacara pembaretan dan pemberian brevet. (advetorial)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on