Pemprov Sulut Raih Penghargaan Fasilitator Terbaik Penyelesaian Batas Wilayah Daerah

Reporter : | 09 Oct, 2014 - 19:30 WITA

fasilitator terbaik se- Indonesia dalam penyelesaian batas wilayah Kabupaten/Kota

Mendagri serahkan penghargaan fasilitator terbaik se- Indonesia dalam penyelesaian batas wilayah Kabupaten/Kota kepada Wagub Sulut.

JAKARTA, (manado24.com) – Kerja keras Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) dalam menyelesaikan batas wilayah antar Kabupaten/Kota, akhirnya membuahkan hasil positif. Pasalnya, daerah yang dipimpin Gubernur DR. S.H. Sarundajang, menerima penghargaan sebagai fasilitator terbaik se- Indonesia dalam penyelesaian batas daerah antar Kabupaten/Kota.

Penyerahan penghargaan di Bidang Pemerintahan Umum (PUM) ini, diserahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi kepada Wagub Sulut DR. Djouhari Kansil MPd, di selah-selah Peresmian Hasil-Hasil Pembangunan Bidang Pemerintahan Umum (PUM) Tahun 2012/2013, serta Rakornas Pembangunan dan Sosialisasi PUM Kemendagri ke-11 Tahun 2014 di Golden Beutique Hotel Jakarta, Kamis (9/10/2014).

foto 2

Wagub Kansil di acara penyerahan penghargaan fasilitator terbaik penyelesaian batas wilayah daerah

Dalam kesempatan itu, Gamawan Fauzi mengatakan dalam mengakhiri masa jabatannya sebagai Mendagri, diakuinya banyak segmen batas antara daerah di kabupaten/Kota se- Indonesia yang belum di selesaikan. Alas an tersebut bukan karena Kemendagri kurang serius untuk menuntaskannya, namun sebagaimana pembentukan/pemekaran Kabupaten/Kota, batas antar daerah tersebut sesungguhnya sudah jelas dan tertuang dalam UU pemekaran.

“Apalagi kenyataannya, justeru karena Bupati/Walikota kurang pro aktif menyelesaikan batas daerah, karena masih terjadi saling claim satu dengan yang lain. Ini juga mungkin wilayah perbatasan tersebut memiliki nilai ekonomi,” jelas Mendagri.

foto 3

Foto bersama Mendagri dan Wagub Sulut, bersama sejumlah Kepala Daerah yang menerima penghargaan

Sementara Wagub Kansil mengatakan, Pemprov Sulut berharap Bupati/Walikota yang belum menuntaskan batas antar daerah di masing-masing wilayah seperti, segera diselesaikan diakhir tahun ini.

“Ini juga supaya tak menimbulkan konflik bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Sebab, apa gunaya kita saling bersengketa batas, yang hanya merugikan masyarakat,” tandas Kansil.

Pejabat Pemprov Sulut turut hadir dalam penyerahan penghargaan itu, Kasubag Dekon dan TP Boslar Sanger SE, dan Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing S.Sos. (advetorial)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on