Tak Lindungi Pejabat Terlibat Kasus MaMi, SHS: Yang Terlibat Harus TGR !

Reporter : | 14 Oct, 2014 - 23:31 WITA

SULUT, (manado24.com) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) menegaskan, pejabat yang terlibat dalam kasus Makan Minum (MaMi) fiktif di Setdaprov Sulut dengan nilai Rp 8,8 Miliar, harus mengembalikan dana tersebut lewat Tuntutan Ganti Rugi (TGR).

Menurut SHS sapaan familiar Sarundajang, dirinya tak akan melindungi pejabat yang terlibat dalam kasus MaMi tersebut.

“Saya tak tahu duitnya diambil dari mana, yang pasti harus bayar TGR,” tegasnya, Selasa (14/10/2014).

Disinggung terkait berakhirnya rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulut selama 60 hari, tanggal 14 Oktober 2014 hari ini, SHS mengatakan jika pengembalian berkas tindaklanjut rekomendasi BPK itu, akan diserahkan Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil pada ketua BPK Perwakilan Sulut.

Disisi lain, SHS menilai jika kerugian akibat kasus MaMi ini, kemungkinan lantaran kelalaian pejabat. Oleh karena itu, masa rekomendasi 60 hari ini telah dilakukan pembetulan administrasinya.

“Nah, terkait rolling tadi, selain penyegaran organisasi terkait juga evaluasi atas kinerja pejabat,” pungkasnya.

Sementara Ketua Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP TP TGR) Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, menyatakan TGR bisa dilakukan dalam kurun waktu selama 2 tahun masa kerja.

“Tentunya dengan jaminan gaji, sertifikat rumah, tanah, atau mobil pribadi,” ungkap Sekdaprov Sulut ini. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on