Kemarau, Petani di Minahasa Merugi

Reporter : | 15 Oct, 2014 - 13:22 WITA

TONDANO, (manado24.com) – Cuaca ektrim yang kini melanda daerah ini, makin menunjukkan ancaman yang sangat besar bagi kelangsungan pertanian. Tak heran, sejumlah petani mulai mengeluh lantaran hasil pertanian mereka yang merugi.

“Kami hanya bisa pasrah jika musim kemarau ini datang, sebab untuk mendatangkan air kami hadapi kesulitan oleh karena suplai air PDAM yang makin kaku alias tersendat-sendat,” urai Jerry dan Stevy Petani di Kelurahan Kinali Kawangkoan.

Hal yang sama juga di alami oleh para petani di Tompaso, musim kemarau seperti saat ini membuat mereka sulit bercocok tanam. Praktis tak ada solusi yang tepat dalam mengatasi hal ini, sebab sudah di pastikan tanaman mereka tak bisa bertahan hidup. Mereka pun hanya bisa menunggu hingga musim kemarau ini redah.

“Kalau ingin bercocok tanam di saat ini rasanya sulit, sebab pastinya kami akan rugi besar,”ucap Hendra dan Berty. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on