Besok, Festival Seni Budaya Nusa Utara Digelar

Reporter : | 17 Oct, 2014 - 18:51 WITA

SULUT, (manado24.com) – Jika tak ada aral melintang, festival seni budaya Nusa Utara berupa Musik Bambu dan Rentak Tari Kolosal, digelar di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Manado, Sabtu (18/10/2014).

Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil MPd, selaku Ketua Pengarah kegiatan didampingi Ketua Pelaksana kegiatan Maurits Berhandus SH MSi, mengatakan festival seni budaya ujung Utara Indonesia ini, dalam rangka mempromosikan kesenian asal Nusa Utara yang terdiri dari tiga Kabupaten, yakni Sangihe, Talaud dan Sitaro.

“Festival ini dilaksanakan, selain sebagai ajang promosi budaya Nusa Utara, juga dalam rangka terus menumbuh kembangkan budaya nusa utara kepada generasi muda di Sulut,” tandas Kansil.

Pentingnya kegiatan ini lanjut Kansil, diharapkan tak ada hal-hal sekecil apapun yang bisa menjadi pengganggu jalannya acara. “Kepada panitia, seluruh kesiapan apapun harus diperhatian dengan baik, termasuk keamanan, undangan, dan aliran listrik,” tegas Kansil. (ton)

Baca Juga :

1 comment

  1. hiskycliff says:

    semoga bukan hanya diselenggarakannya Festival Nusa Utara saja lantas TKB dimanfaatkan, akan tetapi kalau bisa tiap hari, walaupun tidak ada even-even tertentu agar supaya TKB (Taman Kesatuan Bangsa) tidak menjadi buah-buah bibir negatif oleh masyarakat pada malam harinya. Karena masih banyak budaya-budaya yang positif yang dapat dipertunjukan/dipertontonkan di TKB untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara yang hanya sekedar datang untuk bersinggah melepas lelah. Banyak kesenian yang bisa dipertontonkan walaupun diulang tiap haripun contohnya tari-tarian tradisional, alat musik tradisional ditambah jajanan dan makanan tradisional, walaupun hanya seberapa akan tetapi dapat membuat suatu lapangan pekerjaan yang bernilai jual positif di mata masyarakat, sebelum budaya asli warisan nenek moyang daerah kita diklaim oleh negara lain. Hanya saran saja untuk mencapai mimpi Manado Kota Pariwisata Dunia, kita harus belajar banyak dari Propinsi Bali, Kota Denpasar yang masih dan terus memanfaatkan budaya warisan daerah tersebut.

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on