Pemerintah Kabupaten/Kota di Sulut Diminta Selesaikan Permasalahan Tapal Batas

Reporter : | 20 Oct, 2014 - 23:32 WITA

 batas Kabupaten-Kota di Sulut.

Rapat penyelesaian penegasan batas Kabupaten-Kota di Sulut

SULUT, (manado24.com) – Sejumlah pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diminta untuk segera menyelesaikan permasalahan batas wilayahnya. Hal tersebut disampaikan Sekdaprov Sulut Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, dalam rapat penyelesaian penegasan batas Kabupaten/Kota Tahun 2014 di ruang kerjanya, Senin (20/10/2014).

Pertemuan yang difasilitasi Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut ini, diikuti Bupati Bolmong Salihi B Mokodongan, Wakil Bupati Bolsel Syamsul Badu, dan Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan.

Menurut Mokodongan, berlarutnya penyelesaian batas daerah hanya akan merugikan kepentingan rakyat banyak yang tinggal di wilayah perbatasan kedua daerah.

“Oleh karena itu, lewat melalui momentum pertemuan ini dibutuhkan jiwa kenegarawan sebagai pelayan masyarakat, untuk mampu menyelesaikannya secara kekeluarggaan, agar masyarakat tak dirugikan,” kata Mokodongan, sembari menyatakan pemekaran suatu daerah, hanya dipisahkan secara administrasi namun hubungan kekeluargaan dan persaudaraan.

Sementara Karo Pemerintahan dan Humas Dra. Lynda Watania MM MSi mengatakan, untuk 36 segmen batas antara Bolmong-Bolsel, Pemprov Sulut telah berhasil menuntaskan 30 segmen batas.

“Sisanya tiggal enam segmen, yaitu di Pilar Acuan Batas Utama (PABU) No. 30 sampai 36. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, akan diundang kembali Bupati Bolmong dan Bupati Bolsel untuk duduk bersama Gubernur Sulut, guna menyelesaikan enam segmen tersebut,” terang Watania.

Sedangkan segmen batas antar Manado-Minut kata mantan Karo Orpeg Setdaprov Sulut ini, sudah ada kesepakatan untuk ditindaklanjuti dengan penandantangan berita acara sesuai dengan PP No. 22 Tahun 1988.

“Dan untuk Bitung-Minut, dalam waktu dekat ini akan segera dituntaskan karena sampai dengan saat memang sudah tidak ada masalah. Sementara batas wilayah Minahasa dan Tomohon, selama ini masih memiliki itikad baik dalam menyelesaikan segmen batasnya dan dalam waktu dekat akan dipertemukan lagi oleh Pemerintah Provinsi untuk lebih konkrit lagi mempercepat penyelesaiannya,” tandas Watania.

Turut hadir Sekot Manado Haefrey Sendoh, Sekda Bolsel Tahlis Galang, Asisten 1 Bolmong Ch. Kamasan, Asisten 1 Bolsel Indra Damopolii, Asisten 1 Bitung Fabiasn Kaloh, Asistn 1 Minut Ronny Siwi, para Kabag Pemerintahan masing-masing Kabupaten/Kota, Kasubag Dekon dan TP Boslar Sanger SE serta Kasubag Pemerintahan Umum Ch. Iroth SSTP. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on