Aktifis Buruh Kota Bitung Nilai UMP di Sulut Rendah

Reporter : | 03 Nov, 2014 - 09:12 WITA

Minta Gubernur Sulut Naikkan UMP Sesuai KHL Buruh

Upah Minimun Provinsi, UMP Sulut, UMPBITUNG, (manado24.com) – Upah Minimun Provinsi (UMP) tahun 2014, yang ditetapkan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) sebesar Rp 1.900.000, dinilai Rocky Oroh salah satu aktivis  Perburuan dan Sosial dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Wilayah Bitung, sangat rendah.

Pasalnya, menurut Oroh, dari survey K-SBSI Kota Bitung, terhadap 60 jenis kebutuhan, Kebutuhan Hidup Layak (KHL) buruh di Sulut saat ini, ada di kisaran Rp 3.6 Juta.

“Ini Warning buat Gubernur, UMP Sulut dibawah 2.5 juta, itu tidak lagi sesuai dengan kebutuhan hidup layak buruh. Apalagi jika hanya Rp 1.900.000, tentu tidak seimbang lagi dengan kebutuhan hidup setiap hari, ” tandasnya.

Acuan KHL kata Oroh, ada diperaturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi RI nomor13 tahun 2012 tentang komponen dan pelaksanaan tahapan pencapaian KHL, yanhg ditetapkan berdasarkan survey diseluruh Kabupaten/Kota. “Tapi sayangnya Dewan Pengupahan di Sulut hngga kini belum pernah melakukan survey tersebut,” katanya.

Oroh juga mengingatkan agar Pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut, tidak membodohi buruh dengan terus menggaungkan UMP di Sulut tertinggi . Sebab menurutnya, di Sulut sendiri tidak satupun kota/kab ada Upah Minimum Kota (UMK).

“Yang harus diperhatikan Gubernur Sulut yakni menaikan UMP. Karena pada dasarnya Buruh tidak minta lebih, tapi setidaknya upah yang diterima sesuai kebutuhan hidup, setiap hari,” pungkasnya. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on