Pro-Kontra Rencana Kenaikan BBM Oleh Sejumlah Warga Kota Bitung

Reporter : | 05 Nov, 2014 - 08:39 WITA

BITUNG, (manado24.com) – Rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintahan Jokowi -JK di akhir tahun 2014, memantik reaksi beragam sejumlah warga Kota Bitung. Ada yang mendukung, namun tak sedikit juga yang menolak.

Johny K warga Kecamatan Maesa misalnya, menilai rencana kenaikan BBM Bersubsidi, sudah tepat jika untuk mengurangi beban APBN. Apalagi menurutnya, selama ini bukan masyarakat kurang mampu yang menikmati subsidi namun masyarakat ekonomiĀ  menengah ke atas.

”Boleh dinaikan asal, pemerintah juga dapat mengeluarkan regulasi atau kebijakan pengganti subsidiĀ  ke masyarakat kurang mampu dengan memberikan dana stimulan,” katanya.

Sementara itu, Rudhy M dan Vondy S warga Manembo-nembo, mengharapkan pemerintah meninjau kembali rencana menaikan BBM di akhir tahun ini. Sebab menurut keduanya kenaikan BBM bersubsidi, dipastikan akan mengatrol kenaikan harga barang dan kebutuhan pokok.

”Apalagi di akhir tahun kita akan diperhadapkan dengan Natal dan Tahun Baru, dimana di dua moment tersebut itu banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Jika BBM naik, pasti biaya kebutuhan hidup akan naik, sementara kami sebagai karyawan swasta kenaikan BBM tidak serta-merat diikuti dengan kenaikan gaji,” ujar keduanya.

”Jadi intinya sebagai warga kecil, kami hanya bisa berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan populis dengan tidak menaikan harga BBM bersubsidi,” harap keduanya. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on