Bantuan Tabung Elpiji 3 Kg Korban Banjir Manado Berkurang, Kinerja Pemprov Sulut Disorot

Reporter : | 12 Nov, 2014 - 23:23 WITA

bantuan korban banjir Manado

Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di kantor gubernur Sulut.

SULUT, (manado24.com) – Kinerja Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) disorot terkait dugaan berkurangnya jumlah tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) yang merupakan bantuan dari sejumlah donator untuk korban banjir Manado yang terjadi Januari 2014 lalu, melalui Pemprov Sulut.

Bantuan yang hingga kini tak kunjung disalurkan dan ditampung di parkiran Asisten I dan Asisten III di kantor gubernur Sulut itu, diduga sudah berkurang alias “ditilep” entah oleh siapa

Kondisi tersebut mengundang perhatian pengamat politik dan pemerintahan Sulut Ir. Taufik Tumbelaka. Dia menilai, dugaan berkurangnya bantuan itu, akibat kurang pedulinya Pemprov Sulut untuk bantuan yang dikhususkan bagi korban banjir Manado tersebut.

“Itu (dugaan berkurangnya,red) harus ada penjelasan dari Pemprov Sulut dalam hal ini penaggungjawab bantuan tersebut,” tegas Tumbelaka, Rabu (12/11/2014).

Kata dia, jika memang dugaan berkurangnya bantuan tersebut benar, kondisi ini bisa masuk pada penggelapan ataupun penyimpangan, yang bisa berdampak pada tindak pidana.

“Sebab ini bantuan untuk korban bencana. Apalagi ditampung di kantor pemerintahan. Ini harus jadi perhatian Gubernur (DR. S.H. Sarundajang) dan Wakil Gubernur (DR. Djouhari Kansil MPd),” tandas Tumbelaka.

Diketahui, pada pemberitaan sebelumnya, sekilas terlihat pada tumpukan tabung gas elpiji 3 kg untuk korban banjir Manado di kantor gubernur, masih utuh. Namun, setelah diperiksa ternyata bagian tengahnya sudah kosong. Bukan hanya itu, beberapa deretan bagian dalam sudah raib.

Kepala Sub Bidang di Biro Ekonomi Setdaprov Sulut Buslar Sanger SE selaku salah satu pihak penanggungjawab menampung dan mencatat bantuan korban banjir Manado di Pemprov Sulut, terlihat tak bisa berbuat banyak ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan.

“Ini sudah saya laporkan ke atasan,” ungkap Sanger.

Dari data manado24.com, bantuan tersebut diberikan perusahaan pertambangan J-Resources (PT.JRBM) yang beroperasi di Kabupaten Bolmong pada 14 Februari 2014 lalu. Setidaknya ketika itu, bantuan yang telah masuk sebanyak 4000 paket kompor gas, 4000 regulator dan 4000 tabung gas elpiji dibawa langsung Manager PT. JRBM Ronni Juan Lim. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on