Penyelesaian Batas Wilayah Daerah di Sulut Diapresiasi Sejumlah Anggota DPD RI

Reporter : | 15 Nov, 2014 - 18:56 WITA

SULUT, (manado24.com) – Penyelesaian masalah batas wilayah antara Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mendapat apresiasi dari sejumlah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melalui Komite I, ketika mengunjungi Pemprov Sulut beberapa hari lalu.

Tim dibawa pimpin Wakil Ketua Komite I Benny Ramdhani, mempertanyakan kiat-kiat yang dilakukan Pemprov Sulut dalam penyelesaian batas wilayah antar Kabupaten/Kota. Sebab, dalam menyelesaikan masalah batas daerah, bukanlah hal yang mudah.

“Kami beri apresiasi atas langkah Pemprov Sulut dalam penyelesaian batas wilayah antar Kabupaten dan Kota,” ujar anggota DPD RI asal Riau Intsiawati Ayus SH MH, dan A.M Iqbal Parewangi asal Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sementara Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut Dra. Lynda Watania MM MSi, mengatakan masalah batas di Sulut sebanyak 18 segmen. Sedangkan yang berhasil dituntaskan, sebanyak enam segmen dan telah memiliki Permendagri.

“Kini, ada enam segemen berproses untuk pembuatan Permendagri dan tiga segmen batas sementara dalam penyusunan draf Permendagri,” jelas Watania.

Adapun enam segmen batas yang sudah memiliki Permandagri kata Watania, yaitu Minsel dengan Mitra, Minut dengan Minahasa, Manado dengan Minahasa, Bolmong dengan Bolmut, Bolsel dengan Bolmut serta Minahasa dengan Minut.

“Tiga segmen batas yang akan dituntaskan akhir tahun ini, yaitu Bolmong-Bolsel, Minsel- Boltim dan Minahasa-Tomohon,” terang Watania.

Ditambahkannya, tuntasnya penyelesaian batas daerah di Kabupaten/Kota tersebut, tak lepas dari kerja keras dan perhatian serius dari Gubernur Sulut DR. Sinyo Harry Sarundajang dan Wakil Gubernur DR. Djouhari Kansil MPd.

“Termasuk mengingatkan para Bupati/Walikota untuk segera menuntaskan penyelesaian batas yang ada, sehingga masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan bisa memiliki kepastian hukum. Sebab, jika terus berlarut penyelesaian batas tersebut, yang dirugikan adalah masyarakat,” ungkap Watania. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on