SHS: Potret Birokrasi di Sulut Belum Sempurna

Reporter : | 18 Nov, 2014 - 21:55 WITA

Gubernur Sulawesi Utara

SHS ketika menjadi keynote speaker di Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara

SULUT, (manado24.com) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) DR. Sinyo Harry Sarundajang (SHS), menilai potret reformasi di Sulut, belum sempurna. Hal tersebut disampaikannya, ketika menjadi keynote speaker dalam kegiatan Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara, yang dilaksanakan di ruang Huyula kantor gubernur Sulut, Selasa (18/11/2014).

“Sukses tidaknya kebijakan negara ada ditangan birokrat. Bahkan, lebih dari 60 persen sukses pembangunan dilakukan oleh birokrat. Namun, potret birokrasi kita belumlah potret yang sempurna. Seperti program reformasi birokrasi yang disebutkan mantan presiden SBY (Susilo bambang Yudhoyono,red), belum berhasil walau bukan juga berarti gagal,” ujar SHS sapaan familiar Sarundajang.

Kata dia lagi dalam kegiatan yang mengambil tema “Peran Aparatur Sipil Negara Dalam Peningkatan Pelayanan Publik”, untuk menjaga kemurnian birokrasi, seorang birokrat harusnya jangan terjebak dengan politik praktis.

Disisi lain, SHS menyampaikan empat faktor kunci keberhasilan birokrasi, diantaranya National commitment to reform, Engine of reform, Content of reform, Process excellence to reform. (Komitmen nasional untuk reformasi, mesin reformasi, Isi reformasi, Proses keunggulan reformasi). Sementara untuk mencapai keberhasilannya ada embilan indicator, yakni tak ada korupsi, tak ada pelanggaran, APBD baik yang ditunjukkan dari peningkatan dan penyerapan anggaran tiap triwulan, semua program selesai dengan baik, semua perijinan cepat, komunikasi dengan publik baik, pemanfaatan waktu yang efektif, memberikan reward and punishment, hasil pembangunan nyata.

“Untuk pemerintah Sulawesi Utara mewujudkan reformasi birokrasi, yakni penataan sistem rekrutmen pegawai, Penguatan unit kerja yang mempunyai fungsi organisasi, tata laksana dan pelayanan publik kepegawaian dan diklat, Penyusunan analisa jabatan dan analisa beban kerja sebagai bahan masukan dalam penyempurnaan organisasi, penyusunan standar kompetensi jabatan, pembangunan database pegawai, dan penataan ketatalaksanaan,” jelas SHS.

Di akhir kegiatan tersebut, SHS melaunching buku reformasi birokrasi di Sulut berserta peraturan pendukungnya, dengan menandatangani kata pengantar serta membagikan buku kepada yang mewakili Menteri Pendayagunaaan Aparatur Birokrasi dan reformasi Birokrasi, Bupati Bolaang Mongondow Timur, Wakil Bupati Minahasa, Wakil Bupati Sangihe pejabat lainnya yang mewakili Bupati/Walikota di Sulut lainnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on