Taxi Laut ke Pulau Lembeh Masih Gunakan Tarif Lama

Reporter : | 19 Nov, 2014 - 10:23 WITA

BITUNG, (manado24.com) – Kendati Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Premium dan Solar sudah mengalami kenaikan sejak, Selasa (18/11) kemarin, namun tarif penumpang taxi laut dengan rute Ruko Pateten menuju beberapa Kelurahan di Pulau Lembeh, masih menggunakan tarif lama.

Salah satunya yakni rute dengan tujuan Ruko Pateten menuju Papusungan Lembeh Selatan masih menggunakan tarif normal Rp 5000 untuk setiap penumpang.

”Kita masih gunakan tarif lama dikarenakan belum ada SK Walikota untuk tarif taxi laut dari Ruko Pateten menuju Pulau Lembeh. Jika sudah ada SK Walikota baru tarif  akan disesuaikan,” kata Ance salah satu sopir taxi laut jurusan Ruko-Papusungan.

Sembari menunggu tarif baru kata Ance, ada kesepakatan bersama antara sopir taxi laut, penambahan jumlah penumpang untuk setiap rit.

”Artinya jika biasanya sekali jalan taxi harus diisi 20 penumpang, kali ini ditambah 5 penumpang. Nah ini disiasati untuk menutupi biaya kenaikan BBM, sehingga tidak merugikan masyarakat, namun tetap mengedepankan keselamatan penumpang, ” jelasnya.

Hal lainnya, para tukang ojek juga tak ketinggalan menaikan tarif penumpang, pasca kenaikan BBM bersubsidi. ”Jika dekat kita naikan Rp 1000. Contohnya dari Ruko Pateten ke Pasar Winenet, sebelumnya 4.000 saat ini kita minta ke penumpang 5.000. Kalau jauh itu relatif tergantung negosiasi dengan penumpang,” katanya. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on