Imbas Naiknya Harga BBM, Nelayan di Mitra Terancam tak Melaut

Reporter : | 19 Nov, 2014 - 18:58 WITA

RATAHAN, (manado24.com) – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan oleh pemerintah langsung menggoncang hampir semua sektor. Tak terkecuali di sektor perikanan. Naiknya harga bahan bakar premium dan solar hingga 40 persen dari harga normal cukup membuat para nelayan lokal ‘tersengat’.

Memang, naiknya harga BBM secara otomatis langsung mempengaruhi biaya melaut. Kondisi yang tak seimbang antara biaya melaut dengan harga ikan dipasaran saat ini yang membuat nelayan mengancam menganggur untuk sementara waktu. Padahal, produksi perikanan di daerah Minahasa Tenggara (Mitra) sangat bergantung dari hasil tangkapan nelayan lokal.

Sejumlah nelayan di kawasan pesisir di wilayah Mitra mengaku akan mogok melaut hingga kondisinya berimbang untuk para nelayan.

“Sebagai nelayan, perekonomian kami tentunya sangat bergantung pada hasil tangkapan di laut. Namun dengan naiknya harga BBM, biaya melaut saat ini cukup tinggi tinggi sehingga tak berimbang lagi dengan harga ikan yang kami jual dipasaran. Otomatis kami yang rugi. Daripada merugi, lebih baik tak melaut dulu,” ungkap Ahmad Hasan, salah seorang nelayan asal Belang, didampingi sejumlah temannya se-profesi nelayan, Rabu (19/11/2014).

Solusinya kata Hasan, harga jual ikan tentunya harus dinaikkan, minimal seimbang dengan biaya melaut. “Memang dengan naiknya harga ikan dipasaran akan semaikn membuat masyarakat susah. Tapi mau bagaimana lagi. Itulah dampak kenaikan BBM. Semuanya harus ikutan naik,” tuturnya.

Terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM ini, dia berharap berharap agar pemerintah juga tidak melupakan rakyat kecil. “Apabila kenaikan BBM ini memang menjadi pilihan terakhir pemerintah, saya harap kami sebagai rakyat kecil tetap diperhatikan. Selain kami minta pemerintah harus mengatur sebaik-baiknya agar subsidi BBM ini bisa tepat sasaran,” pungkasnya. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on