Wabup Minahasa: Nonjob, Sanksi Untuk Pejabat Doyan “Terbang” ke Luar Daerah

Reporter : | 24 Nov, 2014 - 12:31 WITA

TONDANO, (manado24.com) РKebijakan penghematan uang negara  yang digagas Presiden RI Joko Widodo, ditindaklanjuti oleh jajaran Pemkab Minahasa.

Menurut Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang, penghematan uang negara bisa dalam bentuk pengurangan agenda Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam rangka kedinasan keluar daerah yang dianggap tak terlalu penting.

“Kita harus sebisa mungkin melakukan penghematan seperti yang diinstruksikan pemerintah pusat,” ujar Sarundajang.

Menurutnya, pejabat yang doyan ke luar daerah tanpa adanya izin atau restu dari atasan dalam hal ini Bupati/Wakil Bupati, akan diberikan sanksi tegas, dan bisa berupa mutasi atau bebas jabatan. Sebab, penghematan uang negara merupakan kebijakan yang sangat baik dan harus kita didukung.

Diakui Ivansa, banyak pejabat di Minahasa yang sering ke luar daerah untuk keperluan yang tak terlalu penting, sehingga terkesan hanya menghamburkan uang negera saja.

“Saya tegaskan, jika ada pejabat yang demikian saya akan non-jobkan,” pungkas Ivansa, sapaan akrab putra sulung Gubernur Sulut ini. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on