“Penyakit Sosial Jadi Ancaman Terhadap Potensi Daerah”

Reporter : | 25 Nov, 2014 - 00:50 WITA

SULUT, (manado24.com) – Penyakit sosial yang melanda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), seperti miras, perkelahian antar kampung dengan panah wayer, seks bebas, narkoba, dan perjudian, menjadi salah satu bentuk ancaman terhadap potensi darah. Hal ini disampaikan Sekdaprov Sulut Ir. Siswa Rahmat Mokodongan, dalam rapat koordinasi Ketentraman dan Ketertiban Provinsi Sulut.

Oleh karena itu menurut Mokodongan, menyikapi hal tersebut harus ada kerjasama dari seluruh stakeholders pemerintahan, ikut menciptakan suasana kondusif dan harmonis di tengah-tengah masyarakat.

“Apalagi kita (Sulut,red) dikenal sebagai barometer daerah yang masyarakatnya hidup rukun dan damai,” ujarnya.

Dengan kata lain lanjut Mokodongan, keharmonisan kehidupan masyarakat yang mantap ditengah-tengah pluralitas, menjadi garansi positif untuk laju gerak pembanguanan daerah.

“Peran seluruh jajaran terkait memberikan informasi, ide, pendapat serta gagasan dan trik-trik solutif dalam mensolusikan berbagai permasalahan, sangat penting mewujudkan lingkungan yang aman,” tandasnya.

Seperti diketahui, pertemuan yang digelar Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut ini, dengan tujuan untuk memantapkan situasi dan kondisi wilayah yang kondusif, dan memperkokoh stabilitas daerah menjelang natal dan tahun baru 2015. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on