Hari Guru, Sejumlah Guru di Kota Manado Dapat Kejutan dari Diknas Sulut

Reporter : | 25 Nov, 2014 - 20:55 WITA

Hari Guru

Peringatan Hari Guru di Diknas Sulut

SULUT, (manado24.com) – Peringatan Hari Guru Selasa (25/11/2014) siang tadi, sejumlah guru di Kota Manado mendapat kejutan dari Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Pemprov Sulawesi Utara (Sulut).

Kejutan yang dilakukan tersebut, diawali dengan dipanggilnya sejumlah guru dari beberapa sekolah yang terletak di sekitar Kantor Diknas Sulut, oleh para staf Diknas Sulut sebelum pelaksanaan upacara Hari Guru yang dirangkaikan dengan HUT ke-69 PGRI.

Para guru itu, tak diberitahu kalau akan dijadikan tamu khusus dalam upacara yang dipimpin Kepala Dinas (Kadis) Asiano Gemmy Kawatu, SE, M.Si, dan dihadiri para pejabat eselon II dan IV, serta staf Diknas Sulut.

Kejutan lebih lengkap, ketika Kawatu didampingi jajaran pejabat Diknas Sulut, mengalungkan Bunga kepada para guru tersebut sebagai tanda simpati dan rasa hormat jajaran pendidikan terhadap para Guru yang telah mengabdikan dirinya tanpa pamrih bagi pendidikan untuk menghasilkan masa depan generasi penerus bangsa yang menguasai ilmu pengetahuan dan tekhnologi.

Sementara dalam pelaksanaan Upacara, Kawatu dalam sambutannya mengingatkan momentum sejarah peringatan hari guru nasional. Dalam sejarah, mencacat 100 hari setelah Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, tanggal 25 November 1945 para guru mengadakan Kongres pertama di Kota Surakarta (Solo).

“Dalam sejarah, kongres itu lahirlah tiga deklarasi, yakni Para Guru Indonesia bertekad Mempertahankan dan Menyempurnakan Republik Indonesia, Para Guru bersepakat untuk Mempertinggi Tingkat Pendidikan dan Pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan, dan Para Guru bersepakat untuk Membela Hak dan Nasib Guru Indonesia,” ujar Kawatu, sembari mengatakan momentum tersebut akhirnya ditetapkan sebagai Hari Guru dan HUT PGRI yang diperingati setiap tahunnya.

Lanjut Kawatu, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dalam berbagai kesempatan, sering mengingatkan profesi guru adalah sangat mulia. Sebab, guru bukan saja dituntut sekedar bekerja, tetapi bekerja dengan hati untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan begi anak didik.

Ditambahkan Kawatu, pemerintah dari waktu ke waktu terus berupaya meningkatkan profesionalisme sekaligus tingkat kesejahteraan guru, termasuk program Diknas Sulut kedepan akan semakin diarahkan pada kegiatan-kegiatan peningkatan profesionalitas dan kapasitas para guru.

“Sebab keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru. Kami juga menghimbau, pemerintah kabupaten-kota memberi perhatian lebih termasuk menganggarkan dana untuk peningkatan profesionalisme dan kapasitas guru di daerah masing-masing,” tandasnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on