Warga Keluhkan Tarif Sepihak Sopir Angkot Rute Tomohon – Tondano

Reporter : | 25 Nov, 2014 - 22:23 WITA

TONDANO, (manadi24.com) – Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) salah satunya yakni kenaikan tarif angkutan kota (angkot).

Namun disayangkan, sejumlah sopir diduga menaikkan tarif sepihak alias tak sesuai tarif yang ditetapkan pemerintah.

Seperti tarif angkot rute Tomohon – Tondano. Kenaikan yang ditetapkan hanya Rp.1000 per-orang, namun ternyata dipatok para sopir sebesar Rp.2000 per-orang.

“Ini harus dilakukan penertiban oleh pihak yang berwajib, sebab sebagian sopir angkot menerapkan tarif sebenarnya, namun yang lain menerapkan tarif secara sepihak,” keluh Marken dan Nisca, penumpang asal Tondano.

Menanggapi hal tersebut, memunculkan protes dari salah satu personil DPRD Minahasa Drs. Dharma Palar.

“Hal seperti ini yang harus ditertibkan agar ada keseragaman tarif diberlakukan. Harus ada sikap tegas baik dari Polisi maupun Dinas Perhubungan untuk memperhatikan situasi ini,” tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Minahasa ini. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on