Program UC dan Call Centre 118 Pemkot Manado Tuai Pujian

Reporter : | 26 Nov, 2014 - 22:59 WITA

dr. Rampengan: Peduli Kesehatan Masyarakat Pemkot Manado Patut Diberi Penghargaan

Program UC dan Call Centre 118 Pemkot Manado

Lumentut datang menyapa keluarga pasien di Rumah Sakit yang sangat mengharapkan Program Pelayanan Kesehatan Gratis UC dan Call Centre 118

MANADO, (manado24.com) – Aksi kemanusiaan seputar pelayanan kesehatan secara gratis yakni program Universal Coverage (UC) serta pelayanan tanggap darurat secara cepat dan tepat atau Call Centre 118 yang diterapkan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado saat ini, memunculkan tanggapan positif dari sejumlah kalangan masyarakat. Mereka menilai, terobosan Walikota Manado, DR G.S Vicky Lumentut ini sangat luar biasa dan patut mendapat penghargaan bahkan bisa masuk Museum Record Indonesia (MURI).

Salah satunya yakni pemerhati kesehatan Kota Manado, dr Reyne Rampengan SpBd. Menurut dia, sejumlah program unggulan yang dilakukan Pemkot Manado khususnya dalam masalah kesehatan masyarakat. Itu dirasakan sangat luar biasa telah dilakukan Pemkot Manado dibawah pimpinan Walikota Lumentut.

Lanjut dr Reyne sapaan akrab mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sulut ini, dari laporan yang ada hingga akhir tahun 2014 ini. Sudah banyak atau telah mencapai 2000-an warga Manado, yang menikmati fasilitas dari program UC tersebut. Hal itu menandakan banyak warga yang sangat bergantung dari aksi sosial UC itu, karena secara langsung membantu perekonomian warga itu sendiri.

“Jangankan berobat biasa ke puskesmas atau rumah sakit, hingga proses operasi dan sakit kronis sekalipun di tanggung Pemkot Manado alias gratis hanya memperlihatkan KTP. Ini suatu program yang luar biasa diberikan Pemkot Manado ke warganya,” ketus dr Reyne mengaku salut.

Tak heran, dr Reyne yang juga mantan Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat ini berharap agar kedepan Pemkot Manado atau Walikota Lumentut bisa diberi penghargaan di bidang kesehatan. Kalau bisa sekaligus dengan masuk Musem Record Indonesia (MURI), karena diketahui menjadi Kota atau Kabupaten pertama di Indonesia yang berani dan mampu melayani kesehatan secara gratis jauh dari program pemerintah lainnya seperti Askes atau BPJS saat ini.

“Pemkot Manado patut diberi penghargaan dan masuk MURI, program unggulan UC maupun Call Centre 118 itu merupakan program yang populis dan tak ada di kota lainnya termasuk di Jakarta,” beber dr Reyne memuji.

Hal senada dikatakan Ny Meyti Tumanduk warga Mapanget yang keluarganya sedang terbaring sakit di RS Prof Kandouw. Menurutnya, berkat pertolongan pelayanan Call Centre 118 yang dihubunginya saat anaknya terlibat kecelakaan lalulintas belum lama ini. Maka nyawa sang anak, boleh cepat tertolong dan hingga saat ini pihaknya tidak mengeluarkan dana sepersenpun karena mendapat pelayanan UC dengan hanya menunjukkan KTP beralamat di Kota Manado.

“Kita so rasakan sendiri itu pelayanan cepat dan tepat Call Centre 118 kerjasama Pemkot Manado dan RS Prof Kandouw, begini kita pe anak so nintau mau jadi apa kalo nda ada pertolongan darurat itu. Begitu juga soal pembayaran, ternyata gratis kote ada UC. Makase banyak Pak Walikota Vicky,” ungkap ibu Meyti sedikit malu-malu. (su)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on