“Sanksi Tegas bagi Perusahaan Yang Tak Selesai Kontrak”

Reporter : | 29 Nov, 2014 - 20:51 WITA

SULUT, (manado24.com) – Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), memberikan warning kepada perusahaan yang menjadi rekanan pengerjaan proyek fisik Tahun 2014.

Melalui Wakil Gubernur Sulut DR. Djouhari Kansil Mpd, menegaskan supaya seluruh pengerjaan proyek harus selesai tepat waktu dan sesuai aturan yang berlaku.

“Waktu pengerjaan tinggal 2 minggu hingga batas akhir tanggal 15 Desember 2014. Jika tak selesai dalam waktu yang ditentukan, maka akan dilakukan pemutusan kontrak dan tentunnya perusahaan ini akan masuk daftar hitam (Blacklist),” tegas Kansil.

Menurut dia, peringatan ini berlaku bagi semua kontraktor atau rekanan.

Disisi lain, khusus renovasi gedung Auditorium Mapalus kantor gubernur, sudah berkali-kali diperingati untuk segera menyelesaikannya.

“Semua harus selesai. Apalagi untuk renovasi Auditorium Mapalus. Sebab mulai waktu dekat ini akan digunakan,” pungkasnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on