Dana PKSK Rawan Salah Sasaran, Kantor Pos Belang Tak Ada Data Terbaru

Reporter : | 02 Dec, 2014 - 11:37 WITA

BELANG, (manado24.com) – Penyaluran dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PKSK) di sejumlah daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) berpotensi rawan sasaran.

Pasalnya, data warga yang dimiliki  kantor pos di Mitra hanya berdasarkan data lama atau data Kartu Perlindungan Sosial (KPS) dari 2013 lalu.

Hal ini juga diungkapkan oleh Kepala Kantor Pos Cabang Belang, Ordy Rantung Senin (1/12/2014. “Yah, kami masih  memakai data yang lama karena sesuai petunjuk begitu,” ungkapnya.

Menariknya lagi, selain masih memakai data lama, saat mengambil bantuan dana tersebut pihak kantor pos hanya mengijinkan suami bukan istri. Padahal, menurut warga, waktu menerima bantuan sebelumnya setiap anggota keluarga baik istri maupun suami bisa mengambilnya.

Salah seorang warga  Desa Tababo Induk Jaga III Kecamatan Belang, Siva Kawulusan mengatakan, seharusnya pihak kantor Pos melakukan pembagian seperti sebelumnya. “Jika suami kami sudah meninggal atau lagi berada di luar daerah berarti kami tidak bisa mengambilnya,” keluh Kawulusan.

Saat dikonfirmasi, Rantung mengatakan, harus suami yang bisa mengambilnya karena sesuai data di KPS tercantum nama suami.
“Kalau suaminya meninggal harus ada surat dari desa. Begitupun, juga ketika KPS nya sudah hilang maka harus ada surat keterangan hilang,” jelasnya.

Pembagian dilakukan selama satu minggu sejak Kamis (27/11/2014). Untuk jumlah peneriman, Kecamatan Belang sebanyak  955 KK, Kecamatan Ratatotok sebanyak 1149 KK, Kecamatan Posumaen sebanyak 1044 KK. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on