Lumentut: Pelayanan di Kantor Pelayanan Publik Harus Maksimal dan Prima

Reporter : | 04 Dec, 2014 - 00:25 WITA

Kantor Pelayanan Publik

Peresmian kantor pelayanan publik di Pemkot Manado

MANADO, (manado24.com) – Guna memantapkan pelayanan yang terbaik bagi warga masyarakat di Kota Manado, Walikota DR G.S Vicky Lumentut bersama dengan Direktur Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) Project, Mr Peter F. Walton melakukan peresmian gedung Baru Pelayanan Publik, Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disukcapil), dan Kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) untuk Kota Manado, Rabu (3/12/2014).

Ketika memberikan sambutan dan arahannya, Lumentut mengatakan Kota Manado adalah salah satu dari Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) yakni Minahasa, Bitung, Sangihe serta Provinsi Sulut sendiri yang menjadi tempat pelaksanaan Program SIPS.

Menurutnya, program SIPS ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Canada dengan Pemerintah Indonesia melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang bertujuan untuk melakukan pencegahan terhadap praktik-praktik korupsi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pelayanan publik.

“Pada prinsipnya pelaksaan program SIPS ini guna mencegah terjadinya prakyek korupsi pada pelaksanaan pelayanan publik dengan, mengedapankan tranpasransi dan akuntabilitas agar tercipta pelayanan yang maksimal bersih dan bebas dari praktek korupsi,” kata Lumentut.

Dijelaskannya, walaupun infrastruktur dalam memberikan pelayanan publik telah bagus. Tetapi kalau tidak didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pola berpikir (Mindset) tidak dirubah itu sama saja tidak ada gunanya.

Memang diakui Lumentut, tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah kota (Pemkot) Manado kurang, itu dikarenakan selama tiga tahun terakhir tidak melakukan penerimaan PNS nanti pada tahun 2014 ini baru ada penambahan PNS sebanyak 30 orang. Tetapi dari jumlah itu banyak ditempatkan di bidang kesehatan, karena keterbatasan itulah maka Pemkot Manado mengambil langkah untuk mencari tenaga Outsorching untuk merekrut tenaga kerja baru dalam menunjang pelayanan di Pemkot Manado.

“Silahkan bagi SKPD Pemkot untuk membuka kesempatan guna merekrut tenaga baru yang bisa di berikan pelatihan, agar pelayanan publik di Pemkot Manado bisa ditingkatkan,” ujar Lumentut.

Ditambahkannya, bahwa peresmian ini adalah akhir pendampingan program SIPS, namun diharapkan Lumentut agar pihak SIPS agar bisa memonitor bagaimana pelayanan yang dilakukan oleh Pemkot Manado setelah adanya program SIPS itu.

“Agar nantinya pihak SIPS bisa mengetahui dan menjumpai bahwa pelayanan publik di Pemkot Manado semakin mengurang keluhan masyarakat, selain itu praktik-praktik korupsi juga diharapkan nantinya semakin mengurang setelah program SIPS ini ada di Manado,” pungkas Lumentut, seraya menambahkan agar jangan hanya di beberapa Kabupaten/Kota saja yang diberikan pendampingan dengan program SIPS ini,tetapi dilakukan pendampingan diseluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sulut ini.

Turut hadir dalam acara peresmian itu, Wakil Walikota Manado, DR Harley AB Mangindaan, jajaran Kepala SKPD Dinas,Badan Bagian Pemkot Manado serta para undangan lainnya. (su)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on