Kepala BPN Mitra Tuding Pemohon yang Gunakan Calo

Reporter : | 09 Dec, 2014 - 13:29 WITA

RATAHAN, (manado24.com) – Polemik pengurusan sertifikat tanah Program Nasional (Prona) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus berkembang. Hal itu terjadi karena pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemohon saling menuding terkait adanya calo.

Kepala BPN Mitra, Remilin Sinurat, membantah kalau pihaknya menggunakan calo dalam pengurusan sertifikat Prona tersebut. Menurutnya, pihak pemohon atau pemerintah desa yang menggunakan calo.

“Pemohon yang memakai calo bukan kami,” ungkapnya, saat ditemui sejumlah wartawan, Senin (08/12/2014).

Jika ada stafnya yang terbukti menggunakan jasa calon lanjut Sinurat, akan ditindak tegas.

”Saya tegaskan bahwa pengurusan Sertifikat Prona tidak dipungut biaya,” tukasnya.

Secara terpisah, pihak pemohon dan Pemerintah Desa dalam hal ini Hukum Tua Desa Rasi Satu Kecamatan Ratahan Roy Wondal mengungkapkan, oknum calo  dengan Inisial OW alias Ot warga Molompar, yang melakukan pengurusan sertifikat Prona di daerahnya adalah orangnya Kepala BPN Mitra.

”Sertifikatnya sudah ada di tangan calo. Dan, menurut calo itu, jika belum dibayar ke pihaknya, ia belum akan memberikannya kepada pemohon karena untuk memperoleh sertifikat tersebut ia mengeluarkan uang,” ujar Wondal. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on