Anggota DPRD Kota Bitung “Takut” Gelar Reses di Bulan Desember?

Reporter : | 12 Dec, 2014 - 14:52 WITA

BITUNG, (manado24.com) – Anggota DPRD Kota Bitung ditenggarai enggan menemui konstituen di bulan Desember dalam agenda reses  masa sidang pertama tahun kesatu 2014. Bahkan belakangan diketahui agenda reses perdana DPRD Kota Bitung periode 2014-2019 ini akan dilaksanakan pada bulan Januari tahun 2015, kendati dari hasil sidang badan musyawarah (Banmus) DPRD Kota Bitung pada 24 November 2014 lalu, sudah ditetapkan bahwa reses akan dilaksanakan pada minggu kedua Desember 2014.

Pelak saja tertundanya agenda reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di bulan Desember ini, menuai kritikan masyarakat. Warga menilai, anggota DPRD takut turun menemui konstituen karena  sudah terbayang akan mengeluarkan dana yang tidak sedikit, apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Kenapa legislator batalkan reses di Desember ini, apakah takut “basah” karena akan mengeluarkan anggaran yang banyak. Anehnya giliran agenda perjalanan dinas hampir sebagian besar anggota berebut harus melaksanakan agenda tersebut, ” ketus Raymond Lilir warga Sagerat.

Harusnya kata Lilir, apa yang telah diagendakan sudah harus dilaksanakan. Karena pada dasarnya, warga pada agenda reses itu ingin menyampaikan aspirasi, bukan mengharapkan imbalan.

“Yang lebih memiriskan lagi ada beberapa legislator seperti kacang lupa kulitnya. Karena pasca dilantik sebagai anggota dewan yang terhormat, terkesan tidak mau lagi bertemu dengan masyarakat. Padahal saat pencalonan seolah-olah mengemis dukungan kepada masyarakat,” ujarnya sembari menantang anggota DPRD apakah berani melakukan reses di bulan Desember ini, sebagaimana hasil rapat banmus pada 24 November 2014 dan membatalkan reses perdana di bulan Januari 2015.

“Masa anggota DPRD Provinsi dan  di daerah lain di Sulut, berani melakukan reses di bulan Desember ini, kenapa justru anggota DPRD Kota Bitung seolah-olah takut,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dewan Kogata Bitung Yoke Senduk SH MSi, ketika dikonfirmasi membenarkan reses masa sidang pertama tahun kesatu 2014, ditunda pada Januari 2015.

“Ini berdasarkan hasil rapat pimpinan dewan. Dengan pertimbangan, para wakil rakyat ini harus mengetahui keseluruhan kondisi di lapangan dalam reses. Pertimbangan lainnya bulan Desember ini bertepatan dengan kegiatan keagamaan sementara reses digelar tak menentu mulai pagi, siang sore hingga malam,” jelasnya.

“Dan untuk anggaran reses sebesar Rp250 juta lebih, otomatis akan menjadi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) di tahun anggaran ini,” kuncinya.(lou)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on