Moratorium Transshipment, Sejumlah Pabrik Ikan di Bitung Mengaku Kekurangan Bahan Baku

Reporter : | 15 Dec, 2014 - 11:41 WITA

BITUNG, (manado24.om) – Moratorium Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti,  terkait transshipment atau tidak memperbolehkan beroperasinya kapal penampung ikan melakukan bongkar muat di tengah laut, diakui sejumlah pengusaha perikanan di Kota Bitung berimbas kurangnya bahan baku ikan sehingga membuat perusahaan tidak maksimal beroperasi.

Salah satunya diungkapkan Humas PT Delta Pasifik, Basmi Said, yang menyatakan moratorium yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengenai transshipment atau tidak memperbolehkan beroperasinya kapal penampung ikan melakukan bongkar muat di tengah laut, membuat perusahaan tersebut tidak lagi beroperasi dalam dua pekan terakhir ini, karena kekurangan bahan baku ikan. “Sudah hampir 2 minggu perusahaan tidak beroperasi karena tidak ada pasokan bahan baku ikan,” katanya.

Dengan kondisi seperti ini, bali bebasmi kawatir akan berimbas dirumahkannya ratusan karyawan yang menggantungkan hidupnya di perusahaan. “Jika perusahaan tidak akan berproduksi bisa membuat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan,” katanya.

Pun demikian ia berharap pemerintah  akan mengkaji kembali kebijakan moratorium ini, sehingga usaha Perikanan tidak akan terancam tutup. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on