Harga Cabe di Mitra Rp200 Ribu Perkilogram

Reporter : | 20 Dec, 2014 - 11:57 WITA

RATAHAN, (manado24.com)- Tak sampai sepekan menjelang hari Natal, harga cabe menembus Rp200 ribu perkilogram setelah sebelumnya Rp180 ribu. Naiknya harga cabe tersebut diakibatkan kurangnya pasokan dari luar sehingga menjadi langka.

Ridwan Hermanus, salah satu pedagang di pasar Ratahan menuturkan, kelangkaan cabe semakin menjadi. ”Kalau banyak tersedia, harganya pasti turun. Tapi, dengan kondisi yang ada saat ini, jelas naik,” katanya.

Harga cabe yang tinggi ini sangat dirasakan masyarakat. ”Mau bilang apa lagi. Mau tidak mau kita butuh dan harus kita beli. Yang penting stoknya tersedia,” kata Lidya Singon ibu rumah tangga asal Ratahan.

Di sisi lain, Kenaikan harga cabe ini oleh sebagian masyarakat dinilai akibat lemahnya fungsi pengawasan pemerintah melalui dinas terkait. “Dinas perindustrian dan perdagangan seharusnya bisa mengantisipasi hal ini dengan melakukan sidak. Bisa jadi ada oknum yang melakukan penimbunan,” kata Sonny Rundengan, warga Kelurahan Wawali Pasan.

Menjawab hal ini, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Mitra, Marie Makalow mengatakan bahwa pihaknya memang telah melakukan pengawasan lapangan. Hasilnya,  cabe memang mengalami kekurangan pasokan. Sementara pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

“Kondisi tersebut kan sudah berlangsung sejak bulan kemarin. Yang bisa kita lakukan hanyalah Pengawasan. Kenaikan lebih disebabkan kurangan pasokan cabe lokal,” kata Makalow. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Pengembangan KEK Bitung Masuk Daftar Kerjasama Investasi China di Indonesia

Gubernur Sulut S.H. Sarundajang, dalam pertemuan antara Pemerintah Indonesa dan China. SULUT,... 

HUT ke-12 Kota Tomohon, DPRD Tomohon Gelar Rapat Paripurna

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-12 Kota Tomohon TOMOHON, (manado24.com) – Memperingati... 
Minahasa Advertisement

Join us on